Kampusiana

Sosialisasi Beasiswa DIPA Tidak Merata

Foto: Dok. Net

Foto: Dok. Net

SUAKAONLINE.COM— Mahasiswa UIN SGD Bandung mengeluhkan proses sosialisasi perihal beasiswa Daftar Isian Pengguna Anggaran (DIPA), yang tidak merata diinformasikan kepada seluruh mahasiswa.

Salah satu mahasiswa Jurnalistik, Hamidah Prawesti menyesalkan pihak fakultas yang menurutnya tidak mensosialisasikan sejak jauh-jauh hari.”Saya yang baru tahu datang ke Fakultas dan ternyata formulir sudah habis.”  ujar Hamidah, Selasa (17/2/2015).

Lain halnya dengan Hamidah, Ridha Sabrina cukup puas dengan informasi yang disampaikan pihak Fakultas Saintek melalui grup jejaring sosial, “Pemberitahuan juga disampaikan melalaui papan pengumuman.” ujar mahasiswa Tekhnik Informatika tersebut.

Perbedaan sosialisasi tiap fakultas tersebut dibenarkan oleh  Kepala Bagian Kemahasiswaan, Asep Saepudin Malik menegaskan bahwa seleksi dan sosialisasi yang berhak adalah pihak Fakultas masing-masing. “Kami hanya mendistribusikan, menunggu, merekap, mendata, tidak menyeleksi, dan tidak juga mensosialisasikan.” Ujar Asep saat ditemui Suaka di ruang kerjanya.

Reporter         : Ima Khotimah

Redaktur        : Isthiqonita

24 Komentar

24 Comments

  1. Tindra Ferdi

    16 Oktober 2012 at 21:13

    jangan “Tewas” atuh kang, punten

  2. Nuril Iman

    16 Oktober 2012 at 21:35

    Mohon maaf sebelumnya, tolong dong penggunaan katanya sekidit di perhatiin. Kata “Tewas” kalo menurut saya terlalu berlebihan. Walaupun saya kurang menganal dengan korban tapi saya kita menggunakan kata “tewas” sedikit berlebihan.

  3. anonim

    16 Oktober 2012 at 21:41

    maaf judulnya itu diperhatikan lagi, anda sebagai mahasiswa harusnya lebih memperhatikan tata bahasa yang baik seperti apa, apalagi ini dibaca publik, tolong jangan menurunkan derajat mahasiswa dan jurnalis

  4. Tio Lampard Chelsea Fc

    16 Oktober 2012 at 21:43

    Mohon maaf judul yang digunakan terlalu ekstrim, kesannya sprti mnjadikan ospek sbg pnybab dari smanya, mohon klarifikasi

  5. Unyiltea

    16 Oktober 2012 at 21:44

    woy..buat judul jangan sembarangan kaya gitu..secara sekilas sperti mengindikasikan adalah perserta ospek yang jadi korban..tolong ganti judul yang pantas dan jangan terlalu banyak dibuat2 kalau menulis berita kaya gini. 

  6. anonim

    16 Oktober 2012 at 21:46

    kepada yg bikin judul, tolong PERHATIKAN lagi penggunaan katanya. dari judul diatas, kesan pertama pembaca ituu “mahasiswa meninggal gara” ospek jurusan”. itu kaya’ pencemaran nama baik jurusan. nuhun

  7. Ejherockchan

    16 Oktober 2012 at 21:46

    kami segenap mahasiswa teknik informatika mengkritik keras soal judul berita mengenai baraya kami yg kecelakaan 

  8. tiusman

    16 Oktober 2012 at 21:47

    biasana, batur maca berita sapintas, paragrap kahiji hungkul, leuwih-leuwih ukur judulna… judulna eta euy, kesanna tewas ku OPAB. berita keren, keren ku eusina, lain ku sensasi di judulna.. mun nu maca sakali asa katipu, imbasna rada manjang.. leungit kasuka.. ngarugikeun tulisan nu lain.

    kumaha mun dioprek deui saeutik, meh ganteng..

  9. Ejherockchan

    16 Oktober 2012 at 21:50

    ketika kita sekilas membaca judul ini, apa yang kita pikirkan? kita pasti berfikir bahwa yang meninggal adalah salah satu peserta yang setelah mengikuti ospek jurusan,
    tidak semua orang mau membaca secara keseluruhan kan?

  10. Pratama hasriyan

    16 Oktober 2012 at 21:50

    ganti lah eta judul, teu mantes pisan… ini orang bisa salah paham klo ga baca isi artikel. bisa memilih kata dan judul yang lebih baik kan!? 

    • Tindra Ferdi

      16 Oktober 2012 at 21:58

      OH JADI SIGA KIEU TEH KARYA UKM PERS UIN SGD BANDUNG ? SIGA KIEU ? OH !!!

  11. Irvan Abdurrahman

    16 Oktober 2012 at 21:53

    Mohon Maaf. Ada baiknya redaksi pada headline berita ini jgn membuat preseden buruk untuk yg diberitakan. Saya sebagai alumni IF kecewa, krn menurut saya ini bisa memberikan citra yg buruk terhadap IF khususnya. Sebaiknya judul sebuah berita itu diambil berdasarkan fakta dilapangan. bukan hanya isinya. Harus disadari sebagian org terkadang malas sekedar ntuk membaca  berita. dan bisa jadi dia hanya akan menarik kesimpulan isi berita hanya dari judulnya saja. maka dari itu sebaiknya judul sebuah berita pun tidak terlalu hiperbola. sekali lagi mohon maaf bukan bermaksud mengajari. Kami terusik dengan pemberitaan ini. dan sangat mengharapkan klarifikasi dari SUAKA serta setidaknya pemulihan nama baik IF dan merevisi judul berita. Terimakasih,,

  12. secret

    16 Oktober 2012 at 22:09

    lu kira penjahat apa tewas? ga bisa apa pake kata-kata yang lebih baik?

  13. Black Azzew

    16 Oktober 2012 at 22:13

    enya euy judulna tah judulna coy..cik lah sing rada baleg..mun teu di revisi tingalikeun we,tong nyalahkeun mun budak IF ngaradat..kami teh ker berduka ulah nyieun masalah..da  kunu maca saliwat mah seolah gara2 opab..tolong revisi judulna
    ” Rahmat Black Azzew IFC 2009″

  14. Black Azzew

    16 Oktober 2012 at 22:23

     nuhun judulna tos di gentos..tapi sakantenan sareng permalink na di gentos..pami teu tiasa wios ku kami gentosna..wios???punten ah

  15. Black Azzew

    16 Oktober 2012 at 22:26

    aslina mun teu di gentos permalink na..abi nyalira nu nga gentosna..nya bari  ngabantosan kaka LPM SUAKA bisi teu tiasa ngarubah permalink na..nuhun

  16. tiusman

    16 Oktober 2012 at 22:28

    tah, ieu ganteng.. 🙂

  17. M Deden Firdaus

    16 Oktober 2012 at 22:31

    saya selaku yang diwawancara sangat kecewa, sebelum nya saya sangat respect dengan inisiatif  dari suaka yang ingin mengetehui informasi yang sebenarnya dengan menginterview langsung saya,
    tapi melihat judul nya yang benar-benar kecewa, karena saya pikir itu kurang tepat dijadikan judul untuk kejadian ini, tolong dari pihak suaka uin bijak dan profesional dalam penulisan redaksi baik judul ataupun isinya.

  18. Adeindra

    16 Oktober 2012 at 22:43

    Nuhun ah tos d revisi (mohon jadi Pelajaran) buat para wartawan kampus 

  19. Dsasdd

    16 Oktober 2012 at 22:47

    alert(‘XSS’)       // Popup “alert” Box

  20. Jurig IF

    16 Oktober 2012 at 23:31

    wew frontal kieu judul na????
    geus suaka jadi wartawan infotiment we lah…geus cocok da..

  21. you Damn!!!!!

    16 Oktober 2012 at 23:44

    tidak mencerminkan pers mahasiswa ini mah seperti pers infotaiment

  22. Agi Candra Bramantia

    17 Oktober 2012 at 09:53

    judulna meninggal ku opab atau meninggal karena kecelakaan lalu lintas ….saya alumni uin ga seneng dengan berita ini..terlalu berlebihan..kali2 suaka ikut diundang opab informatika kaya gimana…berita ini menudutkan HMJ…tolong perbaiki/hapus redaksinya…supaya ga menyudutkan HMJ. Buat M Deden Firdaus minta dihapus/diubah judul ke adminnya..ga profesional nih suaka. judul kemana isi kemana

  23. Faried

    20 Oktober 2012 at 14:09

    informatika mari boikot suaka,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas