Kampusiana

MKS OTW Rangkul Mahasiswa Kupu-Kupu

 

Mahasiswa Manajemen Keungan Syariah (MKS) yang tergabung dalam Komunitas MKS On The Way melakukan sesi foto bersama saat menggelar touring ke Pangandaran (23/11/2015). Komunitas MKS On The Way merupakan komunits motor yang menjadi wadah silaturrahim antar mahasiswa pecinta  motor. (dok. Pribadi)

Mahasiswa Manajemen Keuangan Syariah (MKS) yang tergabung dalam Komunitas MKS On The Way melakukan sesi foto bersama saat menggelar touring ke Pangandaran (23/11/2014). Komunitas MKS On The Way merupakan komunits motor yang menjadi wadah silaturrahim antar mahasiswa pecinta motor. (dok. Pribadi)

SUAKAONLINE.COM—Himpunan Mahasiswa Manajemen Keuangan Syari’ah (MKS), memiliki komunitas untuk menjalin kekerabatan antar mahasiswa, yakni MKS On The Way (MKS OTW).  MKS OTW Merupakan komunitas motor yang dibentuk sebagai tempat silaturrahim, sekaligus wadah bagi mahasiswa MKS yang tidak memiliki aktifitas selain kuliah, biasanya populer dengan istilah kuliah pulang-kuliah pulang (kupu-kupu).

“Kita tuh ingin merangkul teman-teman MKS yang aktifitasnya kuliah lalu  pulang ke kosan. Biar mereka memiliki kegiatan positif namun tetap mengasyikan,”  ungkap Sekertaris Umum MKS OTW Muhammad Fitra, Selasa (24/2/2015).

Ketua umum MKS OTW,  Yanuar Rizaldi Yusuf menjelaskan meskipun MKS OTW merangkul mahasiswa yang aktifitasnya hanya kuliah-pulang, bukan berarti keseluruhan anggotanya kurang kegiatan. Namun banyak di antaranya yang memiiki aktifitas lain selain kuliah.

“Kita punya anggota kurang lebih 60, ada anggota yang kulaih sambil kerja, ada juga yang aktif di UKM. Mungin sangat sibuk, namun  mereka tetap bergabung untuk menjalin kekeluargaan. Jadi tetap terbuka bagi seluruh mahasiswa MKS baik yang sibuk ataupun yang tidak punya kegiatan selain kuliah,” ujar Yanuar saat ditemui Suaka dikediamannya di Bilangan Jatinangor.

“Sebetulnya keberadaan mahasiswa seperti itu (Kupu-kupu- Red) selalu ada. Bukan hanya di UIN saja, dikampus sehebat apapun yang namanya mahasiswa yang kerjaanya cuma kuliah terus pulang itu pasti ada,” katanya.

Selain itu Yanuar menganggap mereka (mahasiswa kupu-kupu– Red) tidak mesti sepenuhnya disalahkan, harus ada kepedulian yang dimunculkan  agar potensi yang mereka miliki bisa dikembangkan. Salah satunya dengan membentuk komunitas motor yang sudah hampir satu tahun dinahkodainya.

“Bisa jadi di kampus tempat mereka kuliah, tidak ada wadah yang husus untuk menyalurkan potensi dan minat mereka. Maka dari itu keberadaan MKS OTW diaharpkan mampu menjadi tempat penyaluran potensi dan hobi yang selama ini terpendam,” pungkas Yanuar.

Salah satu mahasiswa MKS, Sispa Sritin Agustina menilai komunitas motor MKS OTW merupakan alternatif  untuk menjalin dan mempererat kekeluargan di lingkungan MKS. “Bagus mereka bisa merangkul mahasiswa MKS yang meiliki hobi touring dan lain sebagainya, semacam cara baru untuk menjalin kebersamaan anatar mahasiswa MKS,” ujarnya.

Reporter      : Tito Rohmatulloh/ Magang

Redaktur      :Isthiqonita

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas