Kampusiana

Ini Penyebab Parkir Berbayar Belum Efektif

Parkir

Kepala Pusat Pengembangan Bisnis UIN SGD Bandung, Ayi Rahman, sedang berbincang di salah satu Kios di pasar Ujungberung, Jumat (27/2/2015). (Edi Prasetyo/Magang).

SUAKAONLINE.COM – Kurangnya lahan parkir dan petugas merupakan salah satu penyebab belum efektifnya parkir berbayar di UIN SGD Bandung. Hal ini diungkapkan oleh Ketua Pusat Pengembangan Bisnis UIN SGD Bandung Ayi Rahman, Jumat (27/2/2015).

Ayi mengungkapkan petugas parkir yang bekerja sekarang belum profesional. Sering terjadi penumpukan petugas parkir di satu titik, sedangkan titik yang lain tidak diperhatikan. Menurut Ayi, pembagian petugas di setiap titik parkir memang belum efektif.

“Sebenarnya, permasalah ada di lahan parkir yang sempit dan pembagian petugas di setiap titik parkir. Kadang ada penumpukan petugas parkir di satu titik, dan tidak menyebar. Jadi pihak perusahaan seharusnya mengefektifitaskan petugas parkir yang ada dilapangan,” kata dosen fakultas Ushuluddin tersebut.

Senada dengan Ayi, Pengelola Parkir UIN SGD Bandung dari Trush Parking, Dianti Eka Rahmawati juga membenarkan masalah tersebut. Menurutnya, mahasiswa yang susah diatur dalam menempatkan kendaraan di tempat parkir merupakan penyebab lainnya. Namun, ia mengklaim parkir berbayar di UIN SGD Bandung sudah efektif.

“Disini kan (kampus UIN, -Red) lahan parkirnya sempit. Terus, lahan parkir yang dibelakang acak-acakan itu karena mahasiswa sendiri yang parkir sembarangan, sudah dikasih rambu dilarang parkir tapi masih saja parkir ditempat itu,” kata Dian saat ditemui Suaka di depan Gedung Rektorat, Rabu (25/2/2015) lalu.

Untuk masalah petugas parkir, perempuan 23 tahun itu mengatakan belum ada wacana penambahan personil dari pihak perusahaan karena belum ada koordinasi dari pihak kampus. Menurutnya, apabila tidak ada petugas, mahasiswa bisa meminta bantuan kepada Satpam.

“Untuk penambahan personil, sepertinya belum karena belum ada wacana dari pihak kampus. Setiap titik parkir memang ada petugasnya, namun kebanyakan petugas berada di titik parkir yang besar. Untuk bantuan, sebenarnya bisa minta bantuan pada security yang ada,” tambahnya

Menurut Ayi, untuk keefektifan petugas parkir, pihaknya akan langsung koordinasi dengan pihak perusahaan.

“Saya harus langsung koordinasi dengan pihak ketiga. Entah itu penambahan personil ataupun mengefektifkan personil yang ada. Karena untuk penambahan personil petugas parkir, pihak perusahaan yang berwenang, bukan pihak kami,” kata Ayi saat ditemui di Kiosnya di bilangan Ujungberung.

Rencananya, pihak Penegembangan Bisnis akan berkomunikasi dan mengadakan pertemuan antara pihak UIN SGD Bandung dengan perusahaan pengelola parkir untuk membahas tentang program dalam mengatur tata ruang dan efektifitas parkir.

“Kami akan berkomunikasi dengan pengelola parkir, awal atau pertengahan bulan Maret ini kami akan mengadakan pertemuan bersama pihak UIN dengan pihak pengelola parkir membicarakan tentang pengaturan tata ruang, ketertiban dan kenyamanan pelayanan perparkiran di kampus UIN,” tutup Ayi.

Reporter   : Edi Prasetyo/Magang

Redaktur : Robby Darmawan

8 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas