Kampusiana

Mahapeka Nursery Manfaatkan Lahan Kosong UIN Bandung

Lahan Mahapeka Nursery

Lahan persemaian telah siap digunakan dalam pemanfaatan lahan kosong sebagai program Mahapeka Nursery di kampus UIN SGD Bandung. (Sabilla Wahyuni/ Magang)

SUAKAONLINE.COM,––  Untuk memanfaatkan lahan kosong UIN SGD Bandung, Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam (Mahapeka) membuat program Mahapeka Nursery. Program tersebut meliputi tiga kegiatan. Yakni persemaian, pembibitan, dan pembudidayaan tanaman. Persiapan program Mahapeka Nursery menginjak proses pembersihan lahan, dan membuat infrastruktur lahan persemaian.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pelaksana Mahapeka Nursery, Donny Ikbal, Minggu (1/3/2015). Ia menuturkan, kali ini Mahapeka Nursery memanfaatkan lahan ukuran 7×21 belakang gedung Fakultas Usuludin kampus UIN SGD Bandung. Awalnya lahan tersebut dikelola oleh Fakultas Sains dan Teknologi.

Dalam persemaian tersebut, Mahapeka Nursery berencana menghasilkan 5000 bibit. Meliputi tanaman keras, misalnya Albasiah dan sangon. Tanaman pelindung, misalnya beringin serta tanaman buah-buahan, misalnya mangga. Hasil dari Mahapeka Nursery akan ditanam di Manglayang serta kampus sebagai program penghijauan.

Dony menambahkan, Mahapeka Nursery dibentuk karena kurangnya sumber daya manusia akan persemaian. Juga sebagai langkah pengembangan sumber daya manusia Mahapeka sendiri. Bulan Maret mendatang akan dilaksanakan peresmian Mahapeka Nursery.

Program Mahapeka Nursery didukung oleh senior Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) yang bekerja di dinas perhutani. Anggota Mahapeka mendapat bimbingan  dalam pelatihan persemaian. “Kehadiran senior dalam membimbing Mahapeka, meningkatkan sumberdaya manusia agar mengerti di bidang pelestarian tanaman”, Ujar Ketua Umum Mahapeka, Fajar Ramadhan.

Reporter          : Sabilla Wahyuni/ Magang

Redaktur          : Isthiqonita

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas