Kampusiana

Pajak Pedagang Dialokasikan untuk Pembangunan Kantin Baru

Proses pembangunan kantin baru yang akan ditempati oleh pedagang, Rabu, (12/3/2015). (Sabilla Wahyuni/ Magang)

Proses pembangunan kantin baru yang akan ditempati oleh pedagang, Rabu, (12/3/2015). (Sabilla Wahyuni/ Magang)

SUAKAONLINE.COM—Pemungutan pajak 10 persen dari omset per hari, ditambah sewa gedung yang harus dikeluarkan pedagang di lingkungan UIN SGD Bandung. Dana tersebut akan dialokasikan untuk menutupi kekurangan pembangunan gedung kantin baru.

“Kita bergerak mandiri dan independen, koperasi tidak mendapat seribu pun dari kampus. Wajar saja pedagang membayar pajak yang ditetapkan untuk gedung yang akan mereka tempati dengan fasilitas,” ujar Ketua Koperasi, Syarief Muslim (11/3/2015).

Syarief berpendapat penyerahan 10 persen tersebut cukup rendah. “Koperasi sudah mengorbankan untuk  pedagang. Kita ditugaskan oleh pihak kampus untuk mengurus para pedagang yang bukan program kami, dan pada akhirnya dikelola,” tambah Syarief.

Gedung yang ditempati sebagai kantin saat ini, akan difungsikan sebagai Koperasi UIN SGD Bandung. “Koperasi ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian kampus. Nantinya akan mengakomodir mahasiswa dan dosen yang mempunyai kreatifitas dan berjiwa bisnis. Namun kita akan mengkonsep agar tidak mengganggu para pedagang,” pungkas Ketua Jurusan Muamalah tersebut.

Reporter              : Sabilla Wahyuni/ Magang

Redaktur             : Isthiqonita

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas