Puisi

Hanya Menunggu Mati

Langit menjadi hitam
Alam pun menjadi kelabu
Tak ada sinar mentari saat itu
Hanya hujan yang semakin larut

Dan aku masih terjebak dalam perenunganku
Untuk memaknai arti hidup
Yaitu saat kematian menghampiriku
Kematian yang mengakhiri perjanjian antara aku dan Tuhan

Aku mencoba bertahan hidup
Hanya menunggu Izrail menjemputku
Dan membawa seluruh jiwaku
Dalam kepak sayapnya yang lebar

Sakit…tersiksa
Tenggelam dalam hempasan jiwa
Perih…merintik ketakutan
Menahan rasa yang begitu menyakitkan

Namun,
Sebisa diriku menguatkan diri
Tuk menahan asa yang pasti terwujud
Inilah takdir
Karena setiap yang bernyawa
Akan kembali pada-Nya

*Imma Janaty, Mahasiswa BSI UIN Bandung semester 4

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas