Lintas Kampus

Himastron Kenalkan Gerhana Bulan

Boscca

Salah seorang pengunjung mengamati fenomena gerhana bulan dalam acara observasi gerhana bulan di Alun-alun Kota Bandung, Sabtu (4/4/2015). (Ricky Priangga Subastiyan/Magang).

SUAKAONLINE.COM, Bandung — Himpunan Mahasiswa Astronomi Institut Teknologi Bandung  (Himastron) dan Observatorium Bosscha, menggelar observasi gerhana bulan di Alun-alun Kota Bandung, Sabtu (4/4/2015). Acara ini dilaksanakan untuk mengenalkan fenomena gerhana bulan kepada masyarakat.

Gerhana bulan merupakan fenomena yang terjadi karena sejajarnya posisi Matahari, Bumi, dan Bulan. Sehingga, cahaya matahari tidak dapat mencapai bulan karena tertutup bumi. Gerhana bulan saat ini merupakan gerhana bulan total, yang dapat terjadi dalam kurun waktu 18 tahun sekali.

Salah satu anggota Himastron, David Imanuel menjelaskan, acara ini terlaksana atas inisiatif Himastron yang merupakan pelopor program astronomi formal di bandung. “Kami bekerja sama dengan Observatorium Bosscha melaksanakan acara yang dibuka untuk umum, dan gratis,” jelasnya, Sabtu (4/4/2015).

Proses observasi dimulai pada pukul 18:00 WIB dengan beberapa teleskop portable vixion, dan berakhir pada pukul 20:00 WIB. Selain karena polusi cahaya, hujan deras yang terjadi sejak sabtu sore menyebabkan proses observasi terhalang oleh awan.

Salah satu pengunjung Alun-alun Kota Bandung, Adianto berpendapat, bahwa acara observasi gerhana bulan ini merupakan acara yang sangat bagus. Masyarakat menjadi dapat mengetahui bagaimana proses gerhana bulan itu dapat terjadi. “Sebagai pengenalan untuk masyarakat awam,” ujarnya saat ditemui Suaka di sela-sela observasi.

Reporter : Ricky Priangga Subastiyan/Magang

Redaktur : Robby Darmawan

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas