Kampusiana

Tim Medis Keluhkan Kinerja Pengelola Balai Pengobatan

(Dok. Suaka)

(Dok. Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Tim medis balai pengobatan UIN SGD Bandung mengeluhkan kinerja pengelola, yaitu ketua dan sekretaris balai pengobatan. Menurut salah seorang Staff Medis Mutmainah, ketika poliklinik mendapatkan SK kepindahan, ketua dan sekretaris tidak mengetahuinya.

“Aneh saya mah, makanya mending gak usah ada ketua sama sekretaris deh, gak ngaruh juga. Toh yang mengerjakan semuanya juga kita-kita aja. Yang pindah-pindah untuk beres pun kita-kita aja tim medis. Jadi tanpa ketua pun kita bisa,” ujarnya saat ditemui Suaka, Rabu (15/4/2015).

Menurutnya, mereka seakan-akan ‘cuci tangan’. Sampai saat ini, sekretaris sendiri tidak datang sama sekali. Yang mengerjakan semuanya dari awal kepindahan hanya para tim medis saja.

“Padahal kan ada sekretaris juga tapi eweuh gawe (tidak ada kerjaan-red). Ngapain cuman dapet aja insentif tapi kerja tidak. Mana coba sampai sekarang gak ada ketua atau sekretaris yang datang. Kalau saya sih malu,” kata Mutmainah,

Staff Medis lain, Kendi menyatakan sebenarnya tugas tim medis hanya melayani pasien saja, sedangkan untuk administrasi menjadi tugas Ketua dan Sekretaris.

“Kalau kita di sini disebutnya kan tim medis jadi hanya melayani pasien, dan untuk masalah administrasi itu tugasnya ketua sama sekretasris. Nah seharusnya ketuanya lah yang cari alternatif, tempelin disemua fakultas kalau poliklinik pindah,” ungkapnya, Rabu (15/4/2015).

Reporter : Siti Rosidah/Magang

Redaktur : Robby Darmawan

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas