Kampusiana

Fakultas ‘Embrio’ UIN Bandung Kurang Peminat

(Dok. Suaka)

(Dok. Suaka)

SUAKAONLINE.COM— Wakil Dekan I Fakultas Ushuluddin UIN SGD Bandung, Mulyana membenarkan bahwa peminat jurusan keagamaan merosot, khususnya di Fakultas Ushuluddin. Padahal, menurut Mulyana Fakultas Ushuludin merupakan embrio dari UIN SGD Bandung.

Jumlah peminat di Fakultas Ushuludin setiap tahunnya selalu naik turun. Contohnya, Jurusan Tafsir Hadits dan Tasawuf Psikoterapi hingga kini masih banyak diminati. Sedangkan jurusan Perbandingan Agama dan Filsafat Agama masih kurang peminat.

Merosotnya peminat jurusan di Fakultas Ushuludin, diawali ketika munculnya Fakultas Tarbiyah. Kemudian  muncul jurusan-jurusan umum lain, serta pindahnya jurusan Sosiologi ke Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP). Padahal kapasitas mahasiswa Sosiologi cukup banyak, membuat beban Fakultas Ushuludin semakin berat.

Melihat kondisi tersebut, Fakultas Ushuluddin melakukan beberapa program untuk menarik peminat. Salah satunya melakukan kegiatan roadshow ke berbagai Sekolah Menengah Atas/sederajat. “Setiap Januari, Februari dan Maret kami roadshow,  bahkan kami mengundang Kepala Sekolahnya,“ ungkap Mulyana, Rabu (15/4/2015).

Selain itu, kini Fakultas Ushuluddin diberi tanggungjawab oleh Kementrian Agama untuk mengelola Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB). Beasiswa tersebut khusus diberikan kepada Santri yang mengambil jurusan Tasawuf Psikoterapi.

Reporter              : Muhammad Iqbal/ Magang

Redaktur             : Isthiqonita

3 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas