Kampusiana

Dua Tahun Berdiri, Dua Gedung Ini Tak Jelas Penggunaannya

Mahad Aljamiah

Gedung baru Ma’had Al-Jamiah yang belum dipakai sejak selesai dibangun Desember 2013 lalu. (Ari Gunawan).

SUAKAONLINE.COM – Dua gedung yang dibangun untuk asrama kampus (Mahad) hingga saat ini penggunaannya masih belum jelas. “Kita menunggu diadakannya rapat pimpinan untuk menentukan dua gedung itu akan di gunakan untuk guest house atau asrama,” kata Kepala Bagian Umum UIN SGD Bandung, Fathujaman saat di temui di kantornya, Jumat (18/9/2015) lalu.

Ditemui terpisah, Staf Umum Mahad Husnul Khair mengaku pasrah akan keputusan apapun yang akan di ambil oleh pimpinan terkait penggunaan gedung – gedung tersebut. “Dalam kapasitas saya sebagai pengelola mahad ya kita oke-oke saja. Kita akan mengikuti kebijkan kampus,” jelasnya, Jumat (18/9/2015).

Tetapi secara pribadi Husnul sangat menyayangkan jika nantinya gedung itu dijadikan guest host. Karena besarnya animo masyarakat yang ingin masuk ke Mahad terus bertambah setiap tahunnya. “Jika tidak di bantu dengan adanya gedung baru itu akan sulit, karena kita butuh tempat yang lebih luas untuk asrama  dan tempat untuk pembelajaran,” kata dia.

Meski begitu salah satu dari dua gedung tersebut sudah mulai digunakan pihak mahad untuk pembelajaran dan sholat berjamaah. “Sampai saat ini gedung putri sudah mulai digunakan walaupun belum di serahkan secara sepenuhnya kepada mahad, kita menggunakan Dinning Room di lantai 1 untuk sholat berjamaah dan jika ada event yang melibatkan seluruh santri.”

Penggunaan gadung tersebut juga diakui pihak bagian umum. “ Iya, kami menyerahkan kunci salah satu gedung untuk digunakan untuk keperluan asrama,” ujar Fahtujaman. Hingga saat ini, Fathujaman belum bisa memastikan kapan gedung tersebut dapat digunakan.

Reporter : Nida Fikriyatul Jannah

Redaktur : Robby Darmawan

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas