Terkini

Fahd Djibran Perkenalkan Fiksi Lintas Media

[Suakaonline]-Fahd Djibran tampil sebagai pengisi acara pada pelatihan penulisan gratis dengan tema “Creative Writhink” di Pameran Buku Bandung 2011, Landmark Braga, Sabtu (3/12). Pelatihan ini berlangsung selama sekitar 2 jam dengan peserta sekitar 30 orang. Tema yang diangkat Fahd adalah seputar bagaimana cara menulis kreatif dan diakhiri dengan memperkenalkan satu produk bernama Fiksi Lintas Media. Dalam pelatihannya, diisi dengan sharing dan pembagian hadiah di akhir acara.

Penulis muda yang sudah menelurkan 10 buah buku dan 15 buah antologi ini menyampaikan kesungguhannya akan proyek sastra yang dinamakan Fiksi Lintas Media bersama rekan seniman lintas media lewat Revolvere Project. Fahd yakin dengan karya ini ia bisa membantu tumbuhnya kembali animo masyarakat dalam membaca yang dinilainya rendah saat ini.

“Penulis harus kreatif menghadirkan satu bentuk yang menarik. Baik itu tetap dalam bentuk buku atau bentuk lain. Saya seneng nonton film. Dari film, oh ternyata mulai kepikiran gimana kalo fiksi atau sastra itu disampaikan dengan cara yang baru. Itulah fiksi musikal. Fiksi lintas media. Dalam buku pun saya melakukan beberapa eksperimen. Seperti menulis novel kayak puzzle, pendek-pendek. Mungkin 1 paragraf, 2 paragraf. Bukan sesuatu yang baru. Tapi, ternyata konteksnya jadi tepat kalau disampaikannya sekarang. Kemudian saya sampaikan juga, ya berbagai bentuklah,” ujarnya.

Fahd juga diundang ke berbagai forum diskusi sastra untuk mengisi pelatihan kepenulisan sekaligus memperkenalkan fiksi lintas medianya seperti ke Australia bulan Februari mendatang. Ia mengakui bahwa ia bukanlah sebagai orang yang pertama kali mengenalkan fiksi lintas media ke masyarakat, “Saya ingin berusaha memperkenalkan medan ini sebagai medan kreatif yang asyik untuk kita geluti bersama. Mungkin saya bukan penciptanya. Tetapi, saya ingin mempopulerkan ini,” tambahnya.

Dalam pembicaraannya, ia mengaku banyak terpengaruh oleh Bambang Q. Anees (Dosen UIN Bandung). Terbukti dari bukunya yang berjudul “Menatap Punggung Muhammad” yang merupakan hasil diskusi dengannya. “Sastra di UIN itu dikembangkan oleh Beqi (Bambang Q. Anees-red),” katanya di akhir pembicaraan.

Fahd berharap agar penulis kreatif akan bertambah jumlahnya dan ia ingin agar fiksi lintas medianya ini diterima semua kalangan. Karya-karya fiksi lintas media lainnya bisa ditemukan di situs Youtube dengan mengetik nama Fahd Djibran pada kolom pencarian. Acara ditutup dengan tanda tangan buku gratis.[] Alin Imani-Magang/SUAKA

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas