Kampusiana

Kenyamanan Menambah Minat Baca

Mahasiswa sedang menggunakan fasilitas perpustakaan UIN SGD Bandung, Rabu (10/2/2016). Perpustakaan UIN SGD Bandung kini sedang mengalami kemajuan yang cukup pesat dengan pengadaan e-journal, penambahan alat multi purpose station, drop book, dan alat online public access catalogue. (Alya Hanifah / Magang)

Mahasiswa sedang menggunakan fasilitas perpustakaan UIN SGD Bandung, Rabu (10/2/2016). Perpustakaan UIN SGD Bandung kini sedang mengalami kemajuan yang cukup pesat dengan pengadaan e-journal, penambahan alat multi purpose station, drop book, dan alat online public access catalogue. (Alya Hanifah / Magang)

SUAKAONLINE.COM – Perpustakaan merupakan salahsatu icon dari sebuah Universitas. Perpustakaan yang baik bukan hanya dilihat dari segi bangunan dan fasilitasnya saja, namun koleksi dan referensi buku yang dimiliki perpustakaan harus diutamakan. Hal ini menjadi perhatian pengelola perpustakaan UIN SGD Bandung.

Untuk pembaharuan buku, pihak perpustakaan telah menanggulanginya dengan mengadakan kerjasama dengan 2 pihak e-resouces dan pengadaan e-journal. Meski begitu, pihak perpustakaan tetap tidak mengesampingkan fasilitas yang ada di dalam perpustakaan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Pusat Perpustakaan UIN SGD Bandung, Ija Suntana, Rabu (10/2/2016).

Menurut Ija, selain melakukan pembaharuan sistem, pihak pengelola perpustakaan UIN SGD Bandung berjanji akan membenahi fasilitas yang ada di dalam gedung perpustakaan. Pihaknya tetap mengutamakan kenyamanan mahasiswa pengunjung perpustakaan dengan mengubah susana perpustakaan yang terkesan membosankan.

“Saya ingin mengkonsep perpustakaan ini menjadi seperti mall gitu ya, tempat duduk di lobby akan diganti, kita akan ganti dengan sofa-sofa yang pantas, karena jika masih seperti itu lebih terlihat seperti di stasiun gambir,” kata Ija.

Selain itu, pihaknya akan menyediakan tempat khusus tanpa tempat duduk atau lesehan untuk kegiatan diskusi, agar pembaca tidak terganggu oleh kegiatan diskusi mahasiswa di perpustakaan.

Meskipun perpustakaan UIN SGD Bandung belum mempunyai identitas kantor perpustakaan, Ija tetap berharap agar mahasiswa merasa nyaman jika berada di perpustakaan. “Jika mahasiswa sudah merasa tertarik dan nyaman berada di perpustakaan, maka akan menambah minat baca mahasiswa,” tutup Ija.

Reporter : Alya Hanifah/Magang

Redaktur : Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas