Kampusiana

UIN Bandung Buka Lima Jalur PMB

(dok. SUAKA)

(dok. SUAKA)

SUAKAONLINE.COM – Menghadapi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), UIN SGD Bandung menyediakan lima jalur seleksi pendaftaran. Kelima jalur seleksi pendaftaran tersebut adalah Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN), dan Ujian Mandiri (UM). Hal ini diutarakan staff Humas UIN SGD Bandung, M. Helmi Kahfi, Kamis (11/2/2016).

Helmi menjelaskan bahwa semua jalur pendaftaran merupakan jalur khusus nasional yang dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan oleh panitia penyelenggara. Hanya saja, khusus untuk SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN pola seleksinya dilaksanakan oleh perguruan tinggi  islam negeri. “Sedangkan UM merupakan pola seleksi yang diselenggarakan oleh pihak UIN SGD Bandung,” kata Helmi.

Selanjutnya, setelah ditiadakannya di tahun 2015, kini jalur SBMPTN dibuka kembali. Helmi menjelaskan bahwa, jalur SBMPTN adalah jalur untuk seleksi umum. “Tapi pada tahun 2015 terjadi kesalahan dan miskomunikasi antara panitia dan pihak kampus, sehingga SBMPTN ditiadakan,” lanjut Helmi.

Kuota yang ditetapkan oleh pihak kampus adalah sebanyak 6.210 mahasiswa baru, SNMPTN 40% (mencakup 15 prodi), SBMPTN 30% (mencakup 15 prodi), SPAN-PTKIN 50%, UM-PTKIN 30%, dan UM 20%. Penetapan kuota ini disesuaikan dengan fasilitas yang ada.

Mengingat membludaknya pendaftar tahun lalu yang mencapai 70 ribu lebih pendaftar, pihak UIN SGD Bandung optimitis mampu melampaui jumlah pendaftar tahun lalu. Namun, pihak UIN SGD Bandung tidak bisa menerima banyak mahasiswa jika fasilitas tidak memadai. Mengenai penetapan jumlah mahasiswa yang akan diterima, juga sudah dipertimbangkan dengan baik. “Hal ini telah disiapkan dengan matang,” tegas Helmi.

Selain itu, pada launching SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN di Jakarta, UIN SGD Bandung dinobatkan sebagai bendahara penyelenggara dua jalur pendaftaran yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. “Ini merupakan kepercayaan yang diberikan oleh pihak penyelenggara kepada UIN SGD Bandung,” tutup Helmi.

Reporter: Mila N. Azizah, Nunung Nurhayati dan Syaf’ati Maulidiyah / Magang
Redaktur : Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas