Lintas Kampus

Uni Eropa Gelar Scholarships and Culture Fair

Ramai pengunjung memadati acara Scholarships and Culture Fair yang digelar Uni Eropa di Suagi Ballroom, Hotel Papandayan, Bandung, Sabtu (13/2/2016). Delapan negara Uni Eropa turut berpartisipasi dalam acara tersebut. (Syaf'ati Maulidiyah/ Magang)

Ramai pengunjung memadati acara Scholarships and Culture Fair yang digelar Uni Eropa di Suagi Ballroom, Hotel Papandayan, Bandung, Sabtu (13/2/2016). Delapan negara Uni Eropa turut berpartisipasi dalam acara tersebut. (Syaf’ati Maulidiyah/ Magang)

SUAKAONLINE.COM, Bandung – Negara yang tergabung dalam Uni Eropa (European Union) mengelar Pameran Beasiswa dan Kebudayaan Eropa (Scholarships and Culture Fair) di Suagi Ballroom, Hotel Papandayan, Bandung, Sabtu (13/2/2016). Acara ini dibuka oleh Dubes Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Vincent Guérend.

Vincent Guérend dalam sambutannya mengatakan kebanggaannya dapat berkunjung ke Bandung. Sebelumnya Vincent telah berkunjung ke kantor Gubernur Jawa Barat di Gedung Sate dan menemui Walikota Bandung, Ridwan Kamil di Balai Kota bersama 20 Duta Besar Uni Eropa lainnya.

Ia mengatakan Uni Eropa senantiasa memberikan beasiswa bagi mahasiswa Indonesia untuk belajar disna. Ada, tambah Vincent sekitar seribu pelajar Indonesia yang mendapat beasiswa setiap tahunnya. “Approximately one thousand Indonesian students get scholarships every years,”ungkapnya.

Negara Uni Eropa yang bergabung dalam penyelenggaraan Pameran tersebut diantaranya Belanda, Inggris, Italia, Jerman, Perancis, Polandia, Spanyol, dan Swedia. Adapun dari Erasmus Plus, program beasiswa Uni Eropa.

Perwakilan dari setiap negaranya menjelaskan secara singkat mengenai kebudayaan, kehidupan, program beasiswa, dan universitas yang ada di masing-masing Negara melalui seminar presentasinya.

Di ruangan yang berbeda fasilitator acara menyediakan stand setiap Negara bagi pengunjung yang ingin menanyakan lebih lanjut mengenai info pendidikan dari setiap Negara. Setiap stand terdapat Dubes Negara beserta penerjemah bahasa.

Berdasarkan pantauan Suaka, stand yang paling ramai dikunjungi para mahasiswa yaitu Jerman. Acara ini sebagian besar dikunjungi oleh mahasiswa yang sedang duduk di tingkat strata satu (S1) dan lulusan S1 yang ingin melanjutkan program magister (S2).

Salah satu pengunjung pameran, Maryam Nabila mengapresiasi acara tersebut. Menurutnya, pameran ini membuka peluang untuk melanjutkan studinya ke luar negeri khususnya Eropa. “Sengaja daftar lewat online jauh-jauh hari buat datang kesini, karena tertarik banget sama program beasiswa yang ditawarkan,” kata Mahasiswa Hukum Pidana Islam UIN SGD Bandung ini.

Dari Pameran ini, mahasiswa semester dua itu memiliki harapan besar terhadap Kampunya. “Semoga pihak UIN SGD Bandung mempermudah kebutuhan mahasiswanya untuk dapat menimba ilmu di Eropa khususnya Belanda, yang kita pelajari ilmu hukumnya disini,” harap Maryam.

Reporter: Syaf’ati Maulidiyah/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas