Kampusiana

Fasilitas Olahraga UIN Bandung Masih di Bawah Standar

lsmaj

Kondisi lapangan sepakbola UIN SGD Bandung di jalan Soekarno-Hatta, Bandung ketika diguyur hujan, Senin (9/11/2015). Hampir seluruh permukaan lapangan digenangi air hingga melebihi mata kaki. (SUAKA/Ridwan Alawi).

SUAKAONLINE.COM, — Sejumlah fasilitas olahraga di Kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung mendapat penilaian masih dibawah standar menurut beberapa perwakilan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang berkecimpung di bidang olahraga. Fasilitas olahraga tersebut meliputi lapangan Basket, Volly, Futsal, dan Sepak bola.

Kondisi ketiga lapangan tersebut dirasa masih perlu dibenahi seperti yang katakan Ketua UKM Family of Basket Ball (Fabbis), Tito Herlambang. “Ya kalo mengacu pada umumnya universitas rata-rata indoor dan sesuai standar,” ujarnya.

Ketiadaan dan ketidaklengkapnya beberapa fasilitas di ketiga lapangan tersebut dirasa sangat menyulitkan penggunanya. Kondisi lapangan Basket dan Volly masih belum memiliki tribun penonton dan pemain, jala rapuh, dan pembatas lapangan paten. Dan untuk lapangan futsal sendiri masih belum ada realisasinya.

Untuk lapangan Basket, pihak Fabbis sudah mengajukan permohonan untuk pembangunan lapangan Basket sesuai standar, namun realisasinya masih belum memenuhi harapan. “Sebenarnya kalo kita tuh mintanya sesuai standar, tapi tidak mengutamakan indoor,” ujar Tito.

Sama halnya dengan lapangan Basket, lapangan Volly pun harus mendapatkan perhatian lebih. Salah satu anggota Volly Ball UIN Bandung, Ridla menyatakan penyesalannya terhadap kondisi lapangan Volly saat ini. Lapangan indoor-lah yang ia harapkan, karena ketika sedang bermain faktor cuaca mempengaruhi permainan, belum lagi bola yang sering masuk selokan dan hilang, sehingga memakan waktu lebih.

“Rasanya tidak enak juga kalau kita mengundang tim volly lain untuk bertanding di UIN, pemain lain yang sering kehujanan dan kepanasan serta tidak ada tempat duduk yang nyaman, selain itu bola sering keluar jauh dan menghambat waktu pertandingan,” tegasnya, Jum’at (12/02/2016).

Begitu juga dengan lapangan futsal dan Sepak bola. Untuk lapangan Futsal memang UIN Bandung belum memilikinya. Sehingga setiap turnamen yang digelar oleh mahasiswa masih harus menyewa ke tempat lain.

“Kemarin saja ketika adanya turnamen Rektor Cup yang di adakan oleh Dewan Mahasiswa (DEMA), panitia menyewa lapangan Futsal Mayasari. Padahal jika ada lapangan futsal di kampus akan lebih mudah, murah, dan mahasiswa akan lebih antusias untuk menyaksikan pertandingan,” ujar peserta Rektor Cup, Fauzan Rabu (10/02/2016).

Dan kondisi lapangan Sepakbola UIN Bandung yang berada di Kampus II jalan Soekarno-hatta dinilai masih buruk dan tidak laik pakai. Hal ini disampaikan oleh Ketua UKM Liga dan Futsal UIN Bandung, Idan Sutisna.

Jika hujan menerjang seluruh permukaan lapangan terendam air. Menurut Idan, kondisi seperti ini akan berdampak buruk pada kondusifitas permainan. “Pertama air sangat deras bola juga enggak jalan, terus lagi gak ada fasilitas untuk berteduh,” ujar Idan pada Suaka, Senin (9/11/2015)

Reporter: Adham Mulyadhy │Ade Ifan │ Elya Rhafsanzani/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas