Kampusiana

Mahrojan Al-Lughoh Al-Arabiyah, Revitalisasi Eksistensi Bahasa Arab

Tari Saman yang ditampilkan oleh para mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Arab dalam pembukaan Semarak Apresiasi Khazanah Arab (Sahara) di Aula Multipurpose, Senin (15/2/2016). Acara ini merupakan acara rutin tahunan yang diadakan oleh HMJ Pendidikan Bahasa Arab UIN SGD Bandung. (Puji Fauziah / Magang)

Tari Saman yang ditampilkan oleh para mahasiswi jurusan Pendidikan Bahasa Arab dalam pembukaan Semarak Apresiasi Khazanah Arab (Sahara) di Aula Multipurpose, Senin (15/2/2016). Acara ini merupakan acara rutin tahunan yang diadakan oleh HMJ Pendidikan Bahasa Arab UIN SGD Bandung. (Puji Fauziah / Magang)

SUAKAONLINE.COM – Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Arab UIN SGD Bandung menggelar Semarak Apresiasi Khazanah Arab (Sahara) 2016 di Aula Multipurpose. Acara yang mengusung tema “Revitalisasi Eksistensi Bahasa Arab Sebagai Pondasi Khazanah Kebudayaan Islam” ini dilaksanakan selama empat hari, dari tanggal 15 – 18 Februari 2016 dan dibuka oleh Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud.

Dalam sambutannya, Mahmud mengatakan bahwa acara ini sangat penting untuk memahami Al-Qur’an, dan diharapkan bisa menghilangkan radilkalisme dalam memahami ajaran islam. “Salah satu penyebab adanya radikalisme itu karena mahasiswa kurang memberikan apresiasi soal tafsir Al-Qur’an,” kata Mahmud, Senin (15/2/2016).

Ketua pelaksana acara, Dadan Nugraha menjelaskan acara tahunan ini bertujuan untuk menguatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya bahasa Arab. Di zaman modern seperti sekarang, bahasa Arab diharapkan bisa manjadi alat untuk menggali dan memahami berbagai disiplin ilmu yang menunjang terhadap kemajuan peradaban umat manusia. “Menggiatkan kembali keberadaan Bahasa Arab sebagai pondasi khazanah keilmuan kebudayaan Islam,” papar Dadan.

Selanjutnya, Dadan menjelaskan, dalam acara ini terdapat empat pokok kegiatan. Diantaranya, perlombaan, pameran karya mahasiswa, inagurasi dan juga penampilan dari Guest Start Nasyid Ali Sastra dan The Jenggot. Perlombaan-perlombaan yang diadakan yaitu pidato, Insya (essay), dan debat dalam bahasa Arab untuk kalangan mahasiswa. Sedangkan untuk kalangan siswa ada perlombaan pidato dan Taqdimul qishoh (bercerita) menggunakan bahasa Arab.

Acara ini diikuti oleh 117 peserta dari kalangan mahasiswa dan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) tingkat nasional, se-Jawa Barat, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta dan Banten. Dengan rincian 65 peserta dari 11 universitas, dan 52 peserta dari 12 SMA.

Salah seorang peserta dari Institut Agama Islam Negri (IAIN) Raden Intan Lampung, Agus Marcel berharap acara ini bisa menjadi ajang silaturahmi dan kompetisi antar universitas. ”Acara mahrojan al lughoh  ini sudah bagus, sudah standar nasional, dan semoga acara ini tetap berlanjut setiap tahunnya,” ujar Agus.

Reporter : Puji Fauziah / Magang

Redaktur : Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas