Politik dan Ekonomi

Gencatan Senjata Israel-Palestina: PMI Tak Beri Bantuan?

 

 

[Suakaonline]-Meski Israel dan Palestina telah melakukan gencatan senjata, tak membuat masyarakat dunia berhenti berbondong-bondong memberikan bantuan pada Palestina. Meski begitu, Palang Merah Indonesia (PMI) memilih untuk tidak mengirimkan bantuan. Ini disebabkan adanya kendala biaya perjalanan yang memberatkan pengiriman bantuan.


Hal itu dibenarkan oleh Dewi mahasiswa jurusan Jurnalistik UIN SGD Bandung yang menjadi anggota PMI.


“Ya, PMI mengkhawatirkan pengiriman Indonesia-Palestina yang memakan biaya jauh lebih besar daripada dana yang dikumpulkan,” ujarnya saat ditemui di Masjid Iqomah UIN, Rabu (19/12) siang.


Meski dicela banyak pihak, PMI berdalih Palang Merah Internasional sudah mengambil alih tugas membantu Palestina. PMI hanya bertugas di wilayah-wilayah Asia Tenggara yang masih dapat dijangkau, seperti kasus Rohingya di Myanmar.


Pengurus Komisi Nasional Rakyat Palestina, Muhammad Indra menanggapi serius hal ini. Ia menyampaikan bahwa seharusnya masyarakat memiliki kesadaran dalam menolong Palestina. Ini didasarkan pada konstitusi yang mengamanatkan untuk mendukung kemerdekaan setiap negara.


Ia menambahkan, meski dilanda banyak masalah, bukan berarti Indonesia tidak perlu memperhatikan masalah orang lain.


“Apalagi Palestina adalah salah satu negara pertama yang mendukung kedaulatan Indonesia,” katanya, Senin (14/12) sore.


Sementara itu, Rochmanul Azis selaku Dosen PKn di UIN SGD Bandung yang juga pemerhati konflik Israel-Palestina, memberikan pendapatnya.


“Kita tidak perlu terlalu bergantung pada  PMI. Masih banyak sarana lain yang bisa menjadi perantara kita,” ucapnya.


 

Ia berpendapat, masyarakat harus tetap mendukung kemerdekaan Palestina walaupun sarana bantuan sangat terbatas. “Meski hanya dengan berdoa, itu akan sangat besar artinya,” tutupnya.


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas