Kampusiana

Tommy Rijal (Charlie) Terpilih Jadi Ketua Umum Mahapeka

Muhamad Tommy Rijal (Charlie). (Dok. Mahapeka)

Muhamad Tommy Rijal (Charlie). (Dok. Mahapeka)

SUAKAONLINE.COM – Muhamad Tommy Rijal terpilih menjadi ketua umum Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Kelestarian Alam (Mahapeka) UIN SGD Bandung untuk periode 2016-2017. Panitia Pemilihan Ketua Umum (PPKU) Mahapeka mengumumkan hasil perolehan suara dari kedua calon Minggu (21/2/2016) pukul 00.50 dini hari.

Muhamad Tommy Rijal atau yang akrab dipanggil Charlie memperoleh 31 suara dan mengungguli calon lainnya, Asep Firda Maulana (Jego) dengan perolehan suara sebanyak 26 suara. Total suara yang memilih ada 58 suara. Suara sah berjumlah 57 suara sementara satu suara tidak sah.

Terpilihnya Charlie cukup mengejutkan sebagian besar anggota Mahapeka. Pasalnya, pada tahap pemilihan bakal calon (balon), Jego mengungguli Charlie dengan perbandingan suara 21 berbanding 7. “Pada saat pemilihan balon, Jego unggul telak. Namun ketika pemilihan, enggak nyangka Charlie unggul enam dari Jego,” ujar ketua PPKU Dede Samsudin.

Meski demikian, hal ini disikapi dengan bijak oleh ketua umum Mahapeka periode 2015 – 2016 Fajar Ramdhan. Ia mengatakan siapapun ketua yang terpilih tidak menjadi perkara bagi para anggota Mahapeka. “Di Mahapeka, kita punya prinsip siapapun ketumnya tetap, semuanya harus menghargai. Keputusan tertinggi (pemilihan umum) kan sudah dilaksanakan, ya sudah,” tutur Fajar yang akrab disapa Beta.

Amanah baru berada di pundak Charli. Tentunya Charli sudah memikirkan arah organisasi dalam satu periode ke depan. Namun saat ini, Tommy masih belum bisa dimintai keterangan ihwal pandangan dan arah kebijakan yang akan diambilnya karena ia masih mengikuti kegiatan Kuliah Kerja-nyata Mahasiswa (KKM).

Salah satu anggota sekaligus mantan bendahara umum Mahapeka yang hanya menyebutkan namanya sebagai Lenon, mengharapkan peningkatan kualitas dan kuantitas kiprah Mahapeka dalam perlombaan outdoor dan inisiasi dalam pelestarian lingkungan. “Kiprah di luarnya bisa terus maju, dari prestasi outdoor activity-nya bisa muncul lagi, terus menjadi pelopor aktivis lingkungan,” harap Lenon.

Beberapa catatan penting, lanjut Lenon mengenai kepengurusan tahun sebelumnya yang mutlak harus dijadikan bahan evaluasi Mahapeka. Contohnya, ketidaktertiban administrasi dan ketidakjelasan beberapa anggota setelah dilantik. Ada pula beberapa pendapat para anggota yang menyatakan bahwa solidaritas dalam organisasi masih perlu ditingkatkan.

Beta pun turut mengkoreksi dengan banyaknya kuantitas sumber daya manusia Mahapeka tetapi tak seimbang dengan kualitas yang dimiliki. Adapun perihal program pelestarian alam, kegiatan Penanaman 500 Pohon yang dilaksanakan Mahapeka di Gunung manglayang Desember 2015 lalu harus dijadikan pemantik. Sehingga Mahapeka dapat memenuhi kewajibannya sebagai organisasi pelestari alam.

Keanggotaan Mahapeka bersifat seumur hidup. Dalam pemilu itu, partisipasi dewan kehormatan Mahapeka (alumni UIN SGD Bandung) cukup tinggi. Alumni masih memiliki hak suara dalam pemilu. Terhitung 10 dewan kehormatan anggota ikut berpartisipasi dalam pemilihan. Tingginya partisipasi dewan kehormatan juga tampak dengan hadirnya salah satu anggota dari angkatan 1988 dalam prosesi penghitungan suara.

Reporter: Muhammad Machally/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas