Kampusiana

Jum’at Bersih, Wujudkan Lingkungan Kampus Bebas Sampah

Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEM-J) Sastra Inggris tengah melaksanakan kegiatan Jum'at Bersih sebagai wujud peduli lingkungan kampus UIN SGD Bandung, Jum'at, (26/02/2016). Dengan menggunakan kantong sampah (Trash Bag) anggota kegiatan tersebut membersihkan sampah-sampah yang ada di lingkungan kampus. (Laura Hilmi/Magang)

Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEM-J) Sastra Inggris tengah melaksanakan kegiatan Jum’at Bersih sebagai wujud peduli lingkungan kampus UIN SGD Bandung, Jum’at, (26/02/2016). Dengan menggunakan kantong sampah (Trash Bag) anggota kegiatan tersebut membersihkan sampah-sampah yang ada di lingkungan kampus. (Laura Hilmi/Magang)

SUAKAONLINE.COM Berawal dari kondisi Student Center (SC) yang sering terlihat kotor, Badan Eksekutif Mahasiswa Jurusan (BEM-J) Sastra Inggris mengadakan kegiatan Jum’at Bersih, Jum’at (26/2/2016). Kegiatan ini merupakan program kerja dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UIN SGD Bandung untuk mewujudkan lingkungan kampus yang bersih.

Selaku ketua BEM-J Satra Inggris, Diyon Prayudi, meskipun kegiatan ini pertama kali dilakukan, namun kegiatan ini yang akan menjadi tolok ukur untuk kegiatan selanjutnya. “Sebenarnya disana juga banyak yang peduli terhadap kebersihan, tapi perbandingannya lebih sedikit dari yang kurang peduli,” kata Diyon.

Diyon menambahkan, selain kegiatan ini, pihaknya juga mendukung program Go Green di lingkungan kampus. Selain gedung SC, tiga lokasi yang menjadi tempat kegiatan ini meliputi, gedung kuliah Fakultas Adab dan Humaniora, Di bawah Pohon Rindang (DPR), dan lingkungan sekitarnya. “Disana banyak yang nongkrong sambil merokok, nah terkadang hal kecil seperti itu berdampak besar. Bekas  rokok dan kopi dibuang begitu saja,” lanjut Diyon.

Sebelumnya, di lingkungan jurusan Sastra Inggris telah dilakukan sosialisasi agar program ini berjalan lancar. Selanjutnya, sosialisasi akan dilakukan ke seluruh mahasiswa dan masyarakat kampus. Diyon berharap agar seluruh masyarakat kampus ikut serta dalam kegiatan ini. “Sebelum berbuat untuk lingkungan, terlebih dulu dimulai dari diri sendiri,” ujar Diyon.

Setali tiga uang dengan pernyataan Diyon, ketua pelaksana kegiatan, Siti Nur Afuah juga ingin mengajak seluruh elemen kampus untuk meningkatkan kebersihan kampus hijau. Untuk sementara jumlah anggota yang bergabung saat ini berkisar 20 orang lebih, dan akan terus bertambah setiap minggunya. “Jadi ketika liat ada sampah mereka langsung sadar. Kalau di kita disebutnya operasi sampah,” tutur Siti.

Baca juga:  Jas Almamater Mahasiswa Baru 2017 Siap Dibagikan

Untuk sampah-sampah yang terkumpul nantinya akan diserahkan kepada bidang Dana dan Usaha (Danus) BEM-J Sastra Inggris. Jika sampah tersebut bisa didaur ulang, akan diolah menjadi barang-barang yang bermanfaat yang bisa menghasilkan keuntungan. Sebagian lagi akan dibakar atau disimpan sementara.

Reporter : Hasna Salma, Laura Hilmi / Magang

Redaktur : Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas