Kampusiana

Ini Dia Tugas UAS yang Asyik dan Menantang di Jurusan Biologi Sains

 

[Suakaonline]-Pemandangan menarik dan lain dari biasanya terlihat di depan gedung Pascasarjana UIN SGD Bandung, Rabu (26/12). Sejumlah mahasiswa jurusan Biologi sains sibuk membawa berbagai macam hewan mulai dari marmut, kelinci, hingga ular phyton serta hewan mamalia dan hewan reptil lainnya.


Hewan tersebut ternyata telah diawetkan sebelumnya, hewan-hewan yang diawetkan tersebut merupakan salah satu tugas Ujian Akhir Semester (UAS) mahasiswa jurusan Biologi sains semester satu. Mereka diberi tugas UAS praktikum umum yaitu mengawetkan anatomi hewan dengan metode taksidermi atau pengawetan kering.


Tugas UAS praktikum ini bertujuan agar mahasiswa dapat mengetahui anatomi hewan mamalia dan reptil. Selain itu, mahasiwa diharapkan dapat mengetahui cara bagaimana mengawetkan hewan dengan cara taksedermi.


“Tugas UAS praktikum kali ini sangat asik dan menantang, karena untuk dapat mengawetkan ular ini, saya harus tiga kali membeli ular, karena ular-ular sebelumnya sempat kabur dan menghilang,” ujar Ariezna Fadly Dwithama Putra atau biasa disapa Fadli yang membawa ular dalam tugas praktikumnya.


Ada beberapa tahap dalam proses taksedermi. Pertama siapakan objek hewannya, lalu siapkan obat bius chloroform yang diteteskan kedalam kapas dan dimasukkan kedalam kandang hewan tersebut. Proses ini memakan waktu sekitar lima menit. Setelah hewan itu mati, hewan tersebut dikuliti, hingga disisakan kepala dan kulitnya. Lalu masukan kapas kedalam tubuh hewan tersebut, lalu tutup kulitnya hingga bentuk seperti semula.


Selama proses pengawetan ini banyak pengalaman yang lucu yang dialami mahasiswa jurusan Biologi sains tersebut, salah satunya adalah digigit ular.


“Saya sempat digigit ular sebelum dibius, dan saya sempat dimarahi mama saya ketika ular yang sebelumnya hilang di rumah,” celoteh Fadly.

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas