Pendidikan dan Budaya

Tahun Baru, Ajang Memperbaiki Diri

 

[Suakaonline]-Semarak perayaan pergantian tahun semakin terasa. Rencana-rencana perayaan tahun baru semakin ramai dibicarakan. Beberapa tempat wisata pun semakin padat dikunjungi oleh berbagai kalangan.


Udin Hassanudin (42), pimpinan Pondok Pesantren Darul Muhajirin, Conggeang, Sumedang mengatakan perayaan tahun baru selayaknya tidak dirayakan secara berlebihan.


“Tidak pantas kita sebagai seorang muslim merayakan tahun baru ini dengan berlebihan. Padahal ketika tahun baru Islam saja, mereka acuh, bahkan banyak yang tidak tahu dan tidak hafal dengan bulan-bulan Islam,ujar lulusan IAIN Bandung jurusan Pendidikan Agama Islam tersebut.


Pergesaran budaya dalam memperingati tahun baru memberikan dampak yang begitu besar bagi umat muslim. Diharapkan kita dapat mengenal dan menjiwai islam secara keseluruhan, yang akhirnya mengerti bagaimana cara bersikap yang seharusnya dalam menyambut tahun 2013.


“Dengan adanya tahun baru ini seyogyanya kita bisa memperbaiki diri, penyambutannya juga harus dengan hal-hal yang baik, pungkasnya ketika diwawancarai di Ponpes Darul Muhajirin, Sabtu (29/12).

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas