Kampusiana

Yayan Carliyan: Guru Profesional, Harus Susun RPP

Yayan, saat mengenalkan materi mengenai Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN SGD Bandung. (Puji Fauziah)

Yayan Carliyan tengah menyampaikan materi mengenai Rancangan Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dalam Workshop RPP yang diselenggarakan Jurusan PGMI UIN DGD Bandung di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK), Senin (7/3/2016). Yayan menjelaskan penting bagi seorang guru untuk menyiapkan RPP sebeum kegiatan belajar mengajar. (Puji Fauziah/ Magang)

SUAKAONLINE.COM, – Salah satu tugas seorang guru mencerdaskan anak bangsa. Tapi, menjadi seorang guru profesional tidak lah semudah membalikkan telapak tangan. Seorang guru profesional harus menjalani berbagai macam proses, salah satunya dengan menyusun Rancangan Perencanaan Pembelajaran (RPP).

Hal ini disampaikan Sekretaris Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) UIN SGD Bandung, Yayan Carliyan dalam Workshop RPP, Senin (7/3/2016) di Aula Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK). Meningkatkan kualitas diri menjadi semakin lebih agamis, akademis, sosialistis, sportif, dan kreatif ini merupakan bekal untuk calon guru, menjadi tema besar kegiatan ini.

“Workshop RPP ini seharusnya diwajibkan untuk seluruh mahasiswa, karena untuk menjadikan bekal menjadi seorang guru yang profesional nantinya. Karena untuk menghindari kekhawatiran mengajarnya kemana-mana, karena RPP merupakan pegangan yang harus dimiliki oleh seorang pengajar” kata Yayan.

Yayan menjelaskan, Menurut Permendikbud No. 65 Tahun 2013 tentang Standar Proses, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. “RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan pembelajaran peserta didik dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar,” ujar Yayan.

Panduan penyusunan RPP ini diperlukan agar semua pemangku kepentingan pendidikan dasar memiliki persepsi yang sama dalam pelaksanakan Kurikulum 2013, khususnya perencanaan pembelajaran. Hal ini sangat mendukung proses dan hasil pembelajaran.

Selanjutnya, Pengembangan RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik atau disebut dengan RPP Tematik. “Penyusunan RPP Tematik idealnya dilakukan dengan tahapan menentukan tema yang akan dikaji bersama siswa, memetakan KD-KD dan indikator yang akan dicapai dalam tema-tema yang telah disepakati, menetapkan jaringan tema, menyusun Silabus Tematik, dan, menyusun RPP pembelajaran tematik,” ujar Yayan.

“Perencanaan pendidikan dan pengajaran harus memberikan kesempatan untuk mengembangkan segala potensi anak didik seoptimal mungkin dan perencanaan pendidikan harus memberikan kesempatan pendidikan yang sama bagi setiap anak didik,” tutupYayan

Reporter : Puji Fauziah/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

1 Comment

1 Comment

  1. jihanfatheema

    9 Maret 2016 at 10:08

    terimakasiih suaka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas