Pendidikan dan Budaya

Vakansi: Mengagumi Indahnya Wisata Rohani Masjid Ajaib Malang

 

[Suakaonline]-Ingin liburan sambil beribadah? Masjid Ajaib merupakan jawaban tepat. Mendengar namanya, orang-orang pasti akan merasa penasaran dengan Masjid Ajaib ini. Pasalnya, nama masjid ini diambil karena kekaguman warga sekitar yang mempercayai bahwa masjid ini dibangun oleh Jin.


Hal ini ditambah dengan mitos warga yang tidak pernah melihat adanya tumpukan material bangunan, atau lalu lalang pekerja. Masjid Ajaib seakan-akan ‘bangkit’ dengan sendirinya. Tak pelak lagi, masyarakat pun mulai berbondong-bondong mengunjungi masjid yang terdiri 10 lantai ini. Masjid yang terletak di Kecamatan Turen Kabupaten Malang ini memang tak banyak dikenal umum, tapi keindahan dan kemegahannya bisa membuat semua orang terpesona.


Dibangun Oleh Para Santri


Seakan membantah mitos-mitos irasional yang beredar di masyarakat, Solihudin (35), guide di wilayah setempat, mengemukakan pendapatnya.


“Masjid ini dibuat sejak tahun 1989 oleh para santri Pesantren Salafiyah,” ujarnya, Jum’at (04/01) siang.


Menurutnya, Masjid Ajaib memang terhindar dari gangguan para jin, akan tetapi pembangunannya murni dibuat oleh santri-santri Pondok Pesantren Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah (Bi Ba’a Fadlrah) sejak dahulu.


Ia pun menanmbahkan bahwa masjid yang belum selesai ini memang tidak ditarget waktu selesai pembangunannya. Hal ini menjadikan Masjid Ajaib terus mengalami perluasan dan pembenahan setiap tahunnya.


Masjid Megah Nan Indah


“Masjidnya punya arsitektur yang bagus. Pemberdayaannya juga sangat apik,” komentar Rukyah (55), seorang wisatawan asal Bandung.


Memang tak salah jika dipuji dengan arsitekturnya yang indah. Selain itu, Masjid Ajaib ini juga memiliki aneka ragam konsep pemberdayaan masjid yang bisa menarik perhatian pengunjung.


Konsep andalan masjid yang terdiri dari 10 lantai ini adalah adanya konsep mall dalam masjid. Mall ini menyajikan beragam cinderamata, seperti tasbih, buku, bahkan perhiasan wanita. Tentunya ini membuat pengunjung semakin betah dan dimanjakan oleh beragam oleh-oleh yang bisa mereka bawa ke daerah masing-masing.


Rukyah sendiri berharap pemberdayaan masjid ini bisa bermanfaat untuk syi’ar agama islam ke depannya. Anda tertarik?


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas