Lingkungan dan Kesehatan

Mengitari Danau Buatan Peninggalan Kolonial Belanda

 

[Suakaonline]-Situ Sukarame yang terletak di daerah Parakan Salak Sukabumi adalah sebuah tempat wisata danau buatan yang di buat pada zaman kolonial belanda. Yang membuat danau ini berbeda dengan danau buatan lainnya ialah terdapat satu pulau di tengah danau yang berbentuk bulat dan di dalamnya terdapat tempat bermain seperti ayunan, serodotan dan lain-lain.


Danau di tengah perkebunan teh yang masih asri ini masih cukup terawat untuk tempat wisata. Tujuan utama pembuatan danau ini adalah diperuntukkan saluran irigasi yang mengairi area luas di area timur Kecamatan Parakan Salak.


Keasrian alam lingkungan situ sukarame ini masih cukup baik. Dengan kedalaman lebih dari 10 m dan luas lebih dari 5000 m2 tentu beragam spesies biota air sangat mudah di jumpai, dengan campuran spesies asli dan pendatang yang bercampur baur dalam ekosistem. Seperti jenis-jenis ikan lokal yang masih umum di jumpai di danau ini diantaranya ikan moa, lele lokal, tawes, nilem, benteur, pari, gabus hitam, belut dan udang. Selain itu banyak pula spesies yang sengaja di datangkan seperti julung-julung, tampele atau cupang sawah yang adalah spesies asli dataran rendah.


Di danau ini juga banyak di temukan ikan introduksi yang sengaja di tanam pemerintah daerah setempat, seperti ikan mas, nila, dan bawal.Tidak sampai disitu, di Situ Sukarame ini juga mudah di temukan remis dan kerang air tawar yang bisa tumbuh sampai sebesar piring dengan berat bisa lebih 1 kg. Kadang terlihat pula burung air jenis ayam-ayaman yang berleher panjang berparuh lancip dan berbulu coklat terang, menurut cerita dahulunya banyak sekali kelompok burung air di situ ini, seperti blekok putih, kowak, dan burung-burung jenis migrasi, tapi kini tak pernah kelihatan lagi, karena musnah oleh perburuan.


Selain menghirup udara segar, pengunjung juga bisa berjalan-jalan mengitari danau tersebut dengan bebek mainan yang sengaja di sewakan peruntuk pengunjung. Keluarga Bapak Ohan misalnya.


“Kami sengaja bermain disini untuk kumpul keluarga, karena memang sangat jarang bisa kumpul bersama, juga merasakan panorama sambil makan bersama juga,” celoteh ibu Elis (52) saat di wawancara, Rabu (02/01).


Situ Sukarame pun sering di jadikan tempat perkemahan seperti pramuka dan kegiatan lainnya yang membutuhkan penginapan yang terjun langsung dengan alam.


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas