Lingkungan dan Kesehatan

Ayam Kampung dan Ayam Negri, Mana yang lebih Bergizi?

 

[Suakaonline]-Masyarakat cenderung lebih banyak mengkonsumsi ayam negeri atau ayam broiler ketimbang ayam kampung. Padahal, jika ditelaah lebih dalam mengenai kandungan gizinya, ayam kampung jauh lebih sehat dari pada ayam negeri. Berikut alasannya.


Menurut penjelasan Prof. Ahmad seperti dilansir dari situs Health.detik.com, Selasa (15/01) dalam ayam kampung struktur dagingnya lebih gelap dan merah. Warna gelap dan merah tersebut dikarenakan banyaknya kandungan hemoglobin dalam ayam kampung. Hemoglobin ini menunjukkan bahwa ayam kampung mengandung zat besi yang lebih tinggi ketimbang ayam broiler.

 

Ayam kampung pun lebih bebas antibiotik, kandungan mineral lebih lengkap seperti kalsium, kalium, zinc, fosfor yang membuatnya makin lebih sehat dibandingkan dengan ayam broiler.

 

Selain itu, Profesor ahli pangan ITB ini juga menyarankan bagi para perempuan agar tidak terlalu sering mengonsumsi ayam negeri karena ayam-ayam ini disuntik hormon yang bisa membuat perempuan nantinya menjadi lebih cepat mengalami menopause.


Lebih Laris

 

Selain dari tingkat kesehatannya yang lebih tinggi dibanding ayam negeri, tingkat penjualan ayam kampung juga lebih laris di pasaran di banding dengan ayam negeri. Apalagi di daerah yang notabene adalah perkotaan semakin jarang pedagang yang menjual ayam kampung, dibanding yang menjual ayam negeri yang hampir di setiap pasar pasti ada.

 

Para pembeli pun lebih senang membeli masakan dari ayam kampung di banding ayam negeri. Aay Wiarsih contohnya, pemilik warung nasi yang terletak di Jl. Raya Tanggeung, Desa Kertajaya, Kec. Tanggeung, Kab. Cianjur ini mengatakan bahwa pembeli yang biasa  makan di rumah makannya lebih tertarik dengan masakan dari ayam kampung dibanding ayam negeri.

 

“Karena rasanya lebih enak dan pembeli pada suka,” kata Aay saat di temui di rumah makannya, Senin (14/01).

 

Aay menambahkan terkadang para pembeli sampai tidak jadi membeli masakannya karena masakan yang di  hidangkan dari ayam negeri. Mereka hanya ingin masakan ayam kampung sekalipun harganya lebih mahal.

 

Walaupun harganya lebih mahal, tapi ayam kampung tetap laku, kalo hayam kampung sakilona Rp. 38.000,- tapi kalau hayam negerimah Rp.25.000/Kg. Itupun kalau dijual bersih tanpa bulu,” pungkas Aay dengan nada khas sundanya.


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas