Kampusiana

Tahfidz Dan Pengetahuan, Tantangan Babak Kedua Miss Ma’had

Seorang peserta Miss Ma’had 2016 saat melakukan tes hafalan Al-Quran dan Knowledge di Gedung Baru Mahad Al-Jamiah UIN SGD Bandung, Sabtu (19/03/2016).(Fuji Fauziyah/Magang)

Seorang peserta Miss Ma’had 2016 saat melakukan tes hafalan Al-Quran dan Knowledge di Gedung Baru Mahad Al-Jamiah UIN SGD Bandung, Sabtu (19/03/2016).(Fuji Fauziyah/Magang)

SUAKAONLINE.COM — Babak kedua ajang pemilihan Miss Ma’had 2016 dilaksanakan Sabtu (19/3/2016) di Aula gedung baru Ma’had Al-jamiah UIN SGD Bandung. 14 peserta yang lolos pada penyisihan minggu lalu, kini ditantang dalam hafalan tahfidz, pengetahuan dan kebahasaan.

Salah seorang Juri dari ajang Miss Ma’had, Gina Marlia menuturkan bahwa penilaian kategori mengenai tahfidz dilihat dari pengetahuannya mengenai ayat suci Al-Quran, dari segi kesesuaian tajwid dan qiraatnya. “Jadi yang ditekankan untuk penilaian di tahfidz ini adalah dari segi hafalan,” ujar Gina.

Selanjutnya peserta diuji dari pengetahuan intelektualnya dengan pertanyaan yang sedang menjadi isu hangat. Hal ini untuk mengukur bagaimana peserta dapat mengenali lingkungan sekitar, memberikan tanggapan mengenai isu yang menjadi permasalahan saat ini serta bagaimana cara menghadapi permasalahn tersebut.

Penilaian dari segi kebahasaan, dinilai dari kemahiran di ruang bahasa inggris ataupun arab. Meski begitu, penilaian paling utama dalam tes pengetahuan adalah bagaimana peserta menjawab dengan argumennya dengan tepat menyinggung mengenai masalah yang juri ajukan.

Selain itu, pada babak kedua ini busana peserta lebih terlihat syar’i dibandingkan pada babak pertama. Menurut panitia Miss Mahad, Devia Fitaloka, peserta harus mencerminkan wanita yang berbusana sesuai dengan aturan islam. “Kita terus memperbaiki yang kurang dari sebelumnya. Kemarin kan busana peserta hijabnya ada yng belum menutupi dada sekarang lebih syar’i,” ujar Devia.

Salah satu peserta Miss Ma’had, Rifa Afatiyah menuturkan, untuk menghadapi babak kedua ini, dirinya mempersiapkan hafalan tahfidznya. Bahkan Rifa menghafal disaat waktu-waktu yang lumayan padat seperti saat di perpustakaan. Mahasiswi jurusan Manajemen itu menjelaskan, minggu depan merupakan kesempatannya untuk menunjukan bakat yang ia miliki. “Persiapan saya untuk babak terakhir, saya akan memperbaiki yang kurang dari minggu kemarin dan akan menunjukan bakat yang saya miliki,” ujar Rifa.

Puncak acara Miss Mahad ini akan dilaksanakan pada Sabtu (02/04/2016) mendatang. Pada acara puncak, akan ditampilkan bakat serta penyerahan mahkota secara simbolik dari Miss Mahad periode 2015 lalu. Selain itu, panitia akan mengundang santri alumni dari Mahad Al-jami’ah untuk menyaksiakan regenerasi dari Miss Ma’had 2016.

Reporter : Yulita Bonita / Magang

Redaktur Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas