Politik dan Ekonomi

Teten Masduki: Gerakan Mahasiswa Mulai Melempem

[Suakaonline]-Gerakan pemberantasan Korupsi kini merupakan salah satu tanggung jawab dan tugas besar bagi generasi muda. Aktivis organik seperti mahasiswa diharapakan menjadi garda terdepan dalam hal menggerakan pemberantasan korupsi. Namun, sayangnya kini gerakan kontrol sosial dari mahasiswa justru mulai melempem.

Pernyataan tersebut terlontar dari mulut Teten Masduki aktivis antikorupsi yang juga merupakan salah satu kandidat calon wakil gubernur Jawa Barat periode 2013-2018. Ia mengatakan apabila budaya seperti korupsi dan penyimpangan lainnya terus dibiarkan, hal tersebut justru akan berdampak seurius dan akan mempersulit kehidupan anak muda di masa yang akan datang.

“Maka dari itu mahasiswa harus kembali lagi menjadi kekuatan kontrol sosial, mahasiswa harus berani lagi mengontrol dan mengkritik pemerintahan yang korup dan berani menggerakkan penegakan hukum.” tukas Teten kepada Suaka di acara peluncuran buku Panglima Domba, Penggiat Anti Korupsi. Minggu, (17/2), di Bober Cafe, Bandung.

Kembali ia tambahkan, bahwa persoalan krisis aktivis anak muda selama ini ditenggarai oleh tidak adanya ruang yang besar bagi mereka untuk berkreasi dan berkembang. “Selama ini anak-anak muda Jabar seakan-akan dibiarkan untuk mengoccupacy jalanan dan Mall. Memang hal tersebut dikarenakan tidak adanya tempat yang besar bagi mereka untuk berkreasi,” ujar pria asal Garut ini.

Ia pun menjanjikan, apabila ia dan pasangannya, Rieke Diah Pitaloka, terpilih menjadi pemimpin provinsi Jawa Barat. Ia berjanji akan memberi ruang yang sebesar-besarnya bagi anak-anak muda. “Saya ingin memberi ruang yang besar bagi anak-anak muda untuk berkreasi dan berkembang dari mulai seni hingga ilmu pengetahuan,” pungkasnya.

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas