Kampusiana

Lukman Hakim Resmikan Lima Nama Baru Gedung UIN Bandung

Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin meresmikan perubahan nama beberapa gedung di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan menandatangani prasasti marmer peresmian, Jum'at (8/4/2016) di Gedung Anwar Musaddad. Nama baru untuk lima gedung antara lain, Aula Multipurpose menjadi Gedung Anwar Musaddad, Auditorium (Aula lama) menjadi Gedung Abjan Soelaeman, Laboratorium Terpadu menjadi Gedung Solahudin Sanusi, Gedung Al-Jamiah menjadi gedung O. Djauharuddin AR, dan Perpustakaan menjadi gedung Rachmat Djatnika. (Mohammad Aziz/ Magang)

Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin meresmikan perubahan nama beberapa gedung di UIN Sunan Gunung Djati Bandung dengan menandatangani prasasti marmer peresmian, Jum’at (8/4/2016) di Gedung Anwar Musaddad. Nama baru untuk lima gedung antara lain, Aula Multipurpose menjadi Gedung Anwar Musaddad, Auditorium (Aula lama) menjadi Gedung Abjan Soelaeman, Laboratorium Terpadu menjadi Gedung Solahudin Sanusi, Gedung Al-Jamiah menjadi gedung O. Djauharuddin AR, dan Perpustakaan menjadi gedung Rachmat Djatnika. (Mohammad Aziz/ Magang)

SUAKAONLINE.COM, — Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin selaku meresmikan perubahan lima nama baru gedung-gedung di UIN SGD Bandung Jum’at, (8/4/2016) di Gedung Anwar Musaddad. Peresmian ini dilaksanakan pada acara puncak Dies Natalis ke- 48 UIN SGD Bandung. Rektor UIN Bandung Mahmud mengatakan perubahan nama gedung dilakukan sebagai bentuk penghargaan kepada pendiri-pendiri Kampus ini.

Berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Sunan Gunung Djati Bandung No. B061/UN05/2016 ada lima gedung yang memiliki nama baru. Antara lain, Aula Multipurpouse menjadi Gedung Aula Multipurpose menjadi Gedung Anwar Musaddad, Auditorium (Aula lama) menjadi Gedung Abjan Soelaeman, Laboratorium Terpadu menjadi Gedung Solahudin Sanusi, Gedung Al-Jamiah menjadi gedung O. Djauharuddin AR, dan Perpustakaan menjadi gedung Rachmat Djatnika.

Peresmian nama baru sejumlah gedung ini menjadi inovasi nyata pada 8 bulan kepemimpinan Mahmud. Hal ini sejalan dengan tema Dies Natalis tahun yang bertajuk Inovasi dalam Pembangunan Peradaban Islam.

Tema ini menjadi langkah awal dalam pencapaian visi Kampus. UIN Bandung bercita-cita menjadi Perguruan Tinggi Islam Negeri yang Unggul dan Kompetitif di ASEAN pada Tahun 2025. “Ini merupakan cita-cita dari rektor-rektor terdahulu. Saat ini kami sedang melanjutkan semangat dari rektor terdahulu,” ujar Mahmud.

Baca juga:  FSH Juarai Kompetisi Futsal Tingkat Provinsi

Tak hanya itu, Lukman Hakim juga memberikan piagam penghargaan kepada para pendiri UIN Bandung atas jasa mereka. Penghargaan tersebut diberikan kepada Drs. H. Takdimullah yang mewakili para pendiri Kampus. Takdimullah mengaku sangat bangga serta rasa haru yang tak terbendung.

“Saya begitu terharu, saat ini melihat bagaimana UIN Bandung semaju ini. Saya masih ingat bagaimana dahulu UIN ini berdiri dengan tetes darah perjuangan,” kenang Takdimullah. Dibalut suasana penuh rasa syukur dan haru, ia menceritakan kembali bagaimana perjuangan para pendiri UIN. Bagaimana saat itu UIN masih harus berpindah-pindah tempat, dan belum mempunyai dosen tetap.

Reporter: Sharifah Vidaa/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

1 Comment

1 Comment

  1. zai

    11 April 2016 at 00:15

    banyak typo nya min

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas