Kampusiana

Motekar Cup, Pertama di UIN Bandung

Pelepasan balon udara menjadi simbolisasi dibukanya Montekar Cup oleh Dekan FISIP UIN SGD Bandung, Senin (18/4/2016) di pelataran Gedung Abjan Soelaeman. (Dok. Montekar Cup)

Pelepasan balon udara menjadi simbolisasi dibukanya Montekar Cup oleh Dekan FISIP UIN SGD Bandung, Senin (18/4/2016) di pelataran Gedung Abjan Soelaeman. (Dok. Montekar Cup)

SUAKAONLINE.COM, — Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN SGD Bandung untuk pertama kalinya menyelenggarakan turnamen bola futsal dan bulutangkis antar mahasiswa se- Jawa Barat di kampus UIN Bandung. Turnamen yang bertajuk Motekar Cup ini resmi dibuka Dekan FISIP Sahya Anggara, Senin (18/4/2016) di Gedung Abjan Soelaeman.

“Ini yang pertama. Semoga saja bisa diadakan setiap tahun, agar tali silaturahmi antar mahasiswa di Jawa Barat pun terus terjalin dengan baik,” ujar ketua Dema FISIP Hamzah Hayatulloh, Senin (18/4/2016).

Meski perdana, Motekar Cup tak kehilanganan peminatnya. Berdasarkan catatan panitia, ada 38 universitas di Jawa Barat yang mengikuti turnamen ini dengan jumlah peserta 313 peserta. Untuk cabang olahraga futsal diikuti 24 tim dan 289 peserta untuk cabang bulutangkis.

“Saya tidak menyangka kalau pesertanya akan sebanyak ini. Padahal waktu awal-awal pembukaan pendaftaran Motekar CUP  kurang mendapat respon,”  ujar ketua pelaksana Siti Hopsah. Ia mengatakan memang persiapannya sudah matang sejak Desember 2015 lalu. Pendaftaran baru dibuka awal Maret 2016.

Hopsah juga kaget dengan banyaknya jumlah peserta yang di luar dugaan panitia. “Pendaftaran peserta membludak saat akhir-akhir penutupan pendaftaran. Sampai ada yang tidak kami terima karena peserta sudah diluar kapasitas,” ujarnya.

Meski demikian, Hopsah mengatakan mendapatkan banyak kesulitan pada awal masa pendaftaran. Ia mengaku panitia harus melakukan sosialisasi dari pintu ke pintu ke setiap universitas. “Bahkan kita sampe ke Ciamis buat sosialisasi,” katanya.

Motekar Cup ini juga bekerjasama langsung dengan Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Bandung. Mereka akan menangani setiap kebutuhan pertandingan, seperti wasit dan penjadwalan.

Reporter: Nunung Nurhayati/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas