Kampusiana

Peringati Isra Mi’raj, FISIP Gelar Festival Marawis

Penampilan salah satu grup marawis pada Festival Marawais FISIP UIN SGD Bandung, Sabtu (30/4/2016) di Gedung Anwar Musaddad. Festival pertama ini cukup menarik antusiasme 30 grup marawis di Jawa Barat. (Hasna Salma/ Magang)

Penampilan salah satu grup marawis pada Festival Marawais FISIP UIN SGD Bandung, Sabtu (30/4/2016) di Gedung Anwar Musaddad. Festival pertama ini cukup menarik antusiasme 30 grup marawis di Jawa Barat. (Hasna Salma/ Magang)

SUAKAONLINE.COM, — Dewan Mahasiswa (Dema) Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN SGD Bandung menyelenggarakan Festival Marawis se-Jawa Barat pada momentum perayaan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1437 Hijriyah, Sabtu (30/4/2016) di Gedung Anwar Musaddad.

Acara bertajuk FISIP Bersyiar, FISIP Bersyair menujukkan mahasiswa FISIP tak melulu berkutat dengan keilmuan. Tetapi juga mahasiswa FISIP memiliki kepribadian yang religius.

Ketua Dema FISIP Hamzah Hayatulloh menganggap ini sebagai tantangan. Menurutnya mahasiswa FISIP dikenal konsern pada ilmu sosial, politik, akademik dan keilmuan umum. “Berangkat dari sana tidak menutup kemungkinan kita ingin mengadakn kegiatan keagamaan yang cakupannya besar,” ujar Hamzah.

Ia juga berharap pada ketua Dema selanjutnya untuk senantiasa menyelenggarakan kegiatan ini secara kontinyu. “Nantinya saya akan mengajukan kepada ketua Dema yang akan baru bahwa kegiatan ini harus diadakan setiap tahunnya,” ujar mahasiswa jurusan Sosiologi itu.

Festival perdana yang bekerjasama dengan Persatuan Seni Marawis Indonesia (PSMI) ini pun mendapatkan antusiasme tinggi dari pesertanya. Pendaftar mencapai 30 grup, namun akibat keterbatasan waktu, panitia membatasinya menjadi 12 grup.

Sebanyak 12 grup ini berasal pelbagai kota di Jawa Barat, diantaranya Sumedang, Cianjur, Karawang, Sukabumi dan didominasi oleh peserta asal Bandung.

Ketua panitia Erie Lestari mengaku kesulitan mensosialisasikan festival ini. Akhirnya dalam waktu tiga bulan peserta pun melebihi target. “Pada awalnya kita kesulitan meyakinkan para peserta karena kami selaku panitia berasal dari mahasiswa,” kata Erie.

Baca juga:  Pembangunan Rumah Deret Harus Dihentikan

Dari hasil perlombaan ini, MAN 2 Kota Sukabumi keluar sebagai juara pertama. Juara kedua diraih El-Filda Ar-Rais Kota Sukabumi dan juara ketiga diraih Alimul Hanif dari Lembang. Masing-masing pemenang diberikan penghargaan berupa uang pembinaan, tropi dan piagam.

Reporter: Hasna Salma/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas