Lintas Kampus

Pertanyakan Peran Pers Mahasiswa, IWU Gelar Workshop Jurnalistik

Dari kiri, rektor International Women University Dewi Indriyani Jusuf, perwakilan KPID Jawa Barat,, dan dekan fakultas ilmu sosial dan komunikasi Imas Komariah pada pembukaan Workshop Jurnalisti yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi IWU, Sabtu (30/4/2016) di Aula Sekretariat KPID Jawa Barat, Bandung. Selanjutnya Ilkom IWU akan mengadakan pelatihan serupa secara intensif bersama LPM Suaka UIN SGD Bandung guna pembentukan pers mahasiswa di IWU. (SUAKA/Anjar Martiana)

Dari kiri, rektor International Women University Dewi Indriyani Jusuf, perwakilan KPID Jawa Barat,, dan dekan fakultas ilmu sosial dan komunikasi Imas Komariah pada pembukaan Workshop Jurnalisti yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi IWU, Sabtu (30/4/2016) di Aula Sekretariat KPID Jawa Barat, Bandung. Selanjutnya Ilkom IWU akan mengadakan pelatihan serupa secara intensif bersama LPM Suaka UIN SGD Bandung guna pembentukan pers mahasiswa di IWU. (SUAKA/Anjar Martiana)

Pada yang rindu tentang secarik kertas lama.

Pena yang dahulu berisikan penuh akan tinta.

Tinta hitam nan pekat. Yang banyak menuliskan cerita di masa lampau.

Rindu tiba. Mahasiswa, di mana kini pena yang begitu tajam akan kritikan?

SUAKAONLINE.COM, Bandung — Penggalan puisi yang disampaikan ketua pelaksana Workshop Jurnalistik, Arif Rasyidi membuka acara yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Komunikasi, International Women University (IWU), Sabtu (30/4/2016) di Kantor Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat.

Peran Mahasiswa Komunikasi dalam Merespon Hegemoni Media Massa Mainstream menjadi topik utama. Arif berharap timbul kesadaran dan perubahan dari mahasiswa ke arah yang lebih baik.

“Dengan diadakannya acara ini kita bisa mengetahui seharusnya peranan mahasiswa dalam bidang jurnalistik di tengah media massa mainstream itu bagaimana,” ujarnya.

Senada dengang Arif, Rektor IWU Dewi Indriyani Jusuf, berharap akan lahirnya jurnalis yang memberikan informasi secara jujur, objektif, tanpa pembohongan publik dan berimbang. Ia pun secara resmi membuka acara ini.

Ketiatan ini turut mengundang koordinator kelembagaan KPID Jawa Barat Neneng Athiatul Faiziyah, ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung Adi Marsiela, dan pemimpin umum LPM Suaka UIN SGD Bandung Robby Darmawan sebagai pembicara.

Baca juga:  Pembangunan Rumah Deret Harus Dihentikan

Reporter: Anjar Martiana

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas