Kampusiana

Pihak kampus Realisasikan Pengadaan Tempat Sampah

 

[Suakaonline]-Proyek pengadaan tempat sampah dan penjagaan lingkungan kebersihan di UIN SGD Bandung sepenuhnya telah menjadi tanggung jawab CV Rayhakim yang merupakan pemenang tender. Baik pihak CV Rayhakim maupun pihak kampus telah beberapa kali berusaha mencari alternatif untuk pengelolaan sampah.


Salah satu usahanya yaitu dengan membuat tempat sampah  yang terbuat dari drum. Hasilnya beberapa bulan kemudian, drum tidak bertahan lama akibat sampah yang dibakar di dalam drum.


Kemudian dicoba dengan membuat tempat sampah permanen di setiap gedung, hasilnya pun tak jauh berbeda dengan sebelumnya. Tempat sampah tersebut dicorat-coret sehingga terlihat kotor dan tidak enak dipandang. Akhirnya, pihak kampus pun mencoba meletakkan tempah sampah disetiap kelas. Hasilnya kembali mengecewakan. Tempat sampah pun dijadikan pengganti bola yaitu untuk ditendang-tendang oleh oknum mahasiswa.


Ya, Sampah merupakan salah satu permasalahan yang ada di kampus selain pembangunan yang tak kunjung rampung. Keluhan tidak disediakannya tempat sampah disuarakan lewat surat pembaca dan lewat obrolan selintas.


Untuk menanggulangi hal tersebut, Kepala Bagian Umum UIN SGD Bandung Atim menyatakan bahwa pihak kampus UIN SGD Bandung telah berencana untuk membuat tempat pembuangan sampah sementara (TPS) yang berlokasi di belakang GOR (Gelanggang Olah Raga). Selain itu, diperkirakan pada pertengahan bulan Mei akan tersedia satu set  tempat sampah organik dan non-organik berbahan fiber di 31 titik kampus.


Atim menuturkan bahwa saat ini upaya yang dilakukan oleh CV Rayhakim dan pihak kampus yaitu dengan membuat tempat sampah sementara (TPS) di dekat kebun biologi yaitu dibelakang GOR. Nantinya, setiap hari sampah dikumpulkan di TPS untuk kemudian diangkut oleh dinas kebersihan Kota Bandung.


”Karena kita udah mencoba membuat tempat sampah di depan ruang kuliah, tong sampah, bak sampah, sampai ke kelas, biar cleaning service mudah nariknya, nggak berhasil juga. Akhirnya kita memutuskan untuk membuat di belakang gor, ujar Atim saat ditemui di Al-Jamiah, Senin (29/4).


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas