Kampusiana

Realisasi Pengadaan Tempat Sampah Butuh Dana Rp.15 juta

 

[Suakaonline]- Untuk merealisasikan rencana pembuatan tempat sampah di tiga puluh satu titik kampus, dibutuhkan anggaran maksimal 15 juta. Hal tersebut diungkapkan oleh Yogi, selaku Direktur Cleaning Service UIN SGD Bandung.


Oleh karena itu, hingga dana yang diajukan oleh CV Rayhakim selaku pemegang tender belum cair, maka tempat sampah pun belum bisa tersedia. Namun, Yogi memprediksi dalam waktu dekat pengadaan tempat sampah di tiap gedung kampus pasti akan terlaksana.


“Kemungkinan petengahan bulan Mei juga udah ada. Karena secara lisan itu sudah disetujui. Tinggal nunggu aja,” kata Yogi, Selasa (30/04).


Yogi pun menuturkan bahwa  pembuatan tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di belakang GOR telah terealisasikan sejak dua minggu kebelakang dengan ukuran 1,5 m X 2 m.


Terhitung mulai 1 Mei, akan diberlakukan pelayanan khusus mengenai penarikan sampah. Artinya, setiap hari akan ada truk yang mengangkut sampah dari TPS oleh pihak dinas kebersihan. Sampah-sampah tersebut nantinya akan di angkut ke TPA Saguling.


Namun, Yogi menjelaskan bahwa walaupun telah menggunakan pelayanan khusus, ini tidak menjamin setiap harinya akan ada truk yang mengangkut sampah, mengingat situasi dan kondisi di Kota Bandung terkait masalah sampah.


Diakhir wawancara, Yogi berpesan agar semua pihak khususnya mahasiswa juga ikut menjaga kebersihan dan fasilitas yang disediakan. Karena fakta di lapangan, setiap bulannya ada saja fasilitas yang harus diganti yang tentunya menambah biaya pengeluaran. Selain itu, jika dibandingkan dengan toilet pria, toilet wanita lebih kotor akibat kurangnya kesadaran mahasiswa dalam menjaga kebersihan.

 

”Pasalnya setiap pengecekan toilet, pasti menemukan bekas pembalut di toilet yang menyebatkan WC mampet dan tak terjaga kebersihannya, pungkasnya.


Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas