Kampusiana

Manajemen UIN Bandung Gelar Seminar Creative Management

Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat Achmad Rosyad menyampaikan materi tentang membangun rasa percaya diri yang kreatif untuk jiwa wirausaha muda dalam acara Creative Manajement yang diadakan HMJ Manajemen UIN SGD Bandung, Kamis (12/5/2016) di Gedung Anwar Musaddad. (Rendy Muhammad/ Magang)

Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Barat Achmad Rosyad menyampaikan materi tentang membangun rasa percaya diri yang kreatif untuk jiwa wirausaha muda dalam acara Creative Manajement yang diadakan HMJ Manajemen UIN SGD Bandung, Kamis (12/5/2016) di Gedung Anwar Musaddad. (Rendy Muhammad/ Magang)

SUAKAONLINE.COM, — Jurusan Manajemen Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) UIN SGD Bandung menggelar seminar Creative Management, Kamis (12/5/2016) di Gedung Anwar Musaddad. Membangkitkan jiwa dan ruh berwirausaha menjadi tujuan utama seminar ini.

Dengan mengusung  tema Membangun Rasa Percaya Diri yang Kreatif untuk Jiwa Wirausaha, seminar ini menghadirkan salah satu dosen Manajemen Lilis Sulastri, perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Barat Achmad Rosyad Mansoer, pengusaha muda, seperti Rizki Pratama Putra dan Tiara Puspita Indah sebagai pembicara.

Lilis mengtakan ruh kewirausahaan menjadi pondasi penting bagi pengusahawan. Kemudian inovasi dan kreatifitas menjadi modal penting yang dibutuhkan. “Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru, creatif new and different,” ujarnya.

Berwirausaha itu mengimplementasikan pola pikir. Serta apa yang menjadi passion kita, harus bisa menjadi laba untung. “Karena ku tahu apa yang ku mau, maka jadilah wirausaha muda kreatif, optimis sukses dan bahagia,” tegas Lilis.

Melanjutkan Lilis, Rosyad mengatakan ada tiga hal yang tak bisa dipisahkan dari seorang entrepreneur, yaitu cerdas, terampil dan mandiri. Pola pikir enterpreuneur harus selalu dinamis dan global. “Seorang entrepreneur itu bukan mendapat pekerjaan. Tapi, menciptakan pekerjaan,” ujar Rosyad.

Menurutnya peluang entrepreneur trend saat ini ada di bidang kuliner, handycraft, makanan sehat, desain interior, dan bisnis online.

Inovasi menjadi hal pertama yang harus dipikirkan oleh para calon entrepreneur saat ini. “Yang penting inovasi dulu. Urusan laku gak laku soal nanti,” ujar Rizky Ananda. Menurutnya, konsistensi dalam berbisnis harus diterapkan sejak awal.

Baca juga:  Zulfa Hendri: Peluang UIN Bandung dalam Financial Market

“Kegagalan dalam berbisnis jangan menjadi penghalang ataupun membuat kita menyerah,” sambung pemilik Lumpia Basah Sea Food & Miun Chips itu.

Reporter: Nunung Nurhayati/ Magang

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas