Kampusiana

Minim Sosialisasi, 50% Mahasiswa Humas Golput

 

[Suakaonline]-Sekitar 50% mahasiswa jurusan Hubungan Masyarakat UIN SGD Bandung memilih golput pada Pemilu Raya Mahasiswa yang digelar Rabu, (15/05). Dari data yang berhasil dihimpun, partisipasi pemilih hanya berjumlah setengah dari jumlah keseluruhan mahasiswa sebanyak 278 jiwa.


“Kalau dilihat mahasiswa humas yang menggunakan hak pilihnya itu sangat sedikit hanya sekitar 52% saja” kata Ricky Agustin, selaku ketua  KPRM  saat ditemui seusai pemilu.


Kurangnya sosialisasi menjadi salah satu faktor  minimnya jumlah partisipasi mahasiswa untuk menyalurkan hak pilihnya. Hal ini dilontarkan Deane Fajarwati mahasiswi semester 4 yang merasa tidak adanya sosialiasasi membuatnya tidak tahu menahu adanya pemilihan umum.


“Enggak ada sosialisasi, gak tau awal mula masa pencalonan. Tau-tau udah debat kandidat aja, terus nyoblosnya juga gak ada info sama sekali,” ucapnya saat diwawancara di kesempatan yang sama.


Deane pun menambahkan dirinya tak mengetahui visi dan misi dari kandidat yakni Robbi Esha Pribadi dan Entus Nuryana Ahmad, “Bahkan belum tau visi dan misinya,” tuturnya.


Menanggapi masalah ini Ricky selaku ketua KPRM bergeming bahwasannya sosialisasi sudah dilakukan oleh penitia melalui jejaring sosial dan sms.


“Sosialisasi kita sudah melakukan dengan berbagai cara, menyisir area sosial media seperti fecebook twitter dan lewat sms, penyisiran ke kelas juga,” paparnya.


Robbi Unggul


Sementara itu, hasil pemilu menetapkan Robbi Esha Pribadi  menjadi Ketua BEM-J Hubungan Masyarakat priode 2013-2014 setelah berhasil unggul dalam perolehan suara dari rivalnya Entus Nuryana Ahmad.


Ketika ditemui selepas pemilu Robbi menegaskan bahwa ia siap turun apabila kinerjanya buruk.


“Saya akan membuat suatu perjanjian bersama warga humas, bahwasannya ketika 30 hari kerja saya jelek maka saya akan turun,” pungkasnya.


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas