Kampusiana

Himasaki Gelar Seminar Energi dan Mineral

Peneliti utama Puslitbang Teknologi Mineral dan Batu Baru sedang memaparkan materi dalam seminar nasional 'Implementasi mineral dan energi dalam mewujudkan Indonesia yang produktif', di Aula Anwar Musaddad UIN SGD Bandung, Sabtu (21/5/2016). (SUAKA / Mohamad Aziz Pratomo)

Peneliti utama Puslitbang Teknologi Mineral dan Batu Bara, Husaini  (baju putih) sedang memaparkan materi dalam seminar nasional ‘Implementasi mineral dan energi dalam mewujudkan Indonesia yang produktif’, di Aula Anwar Musaddad UIN SGD Bandung, Sabtu (21/5/2016). (SUAKA / Mohamad Aziz Pratomo)

SUAKAONLINE.COM, —  Himpunan Mahasiswa Sains Kimia (Himasaki) Fakultas Sains dan Teknologi UIN SGD Bandung menggelar seminar nasional “Implementasi Mineral Dan Energi Dalam Mewujudkan Indonesia Yang Produktif” di Aula Anwar Musaddad, Sabtu (21/5/2016). Seminar tersebut digelar dalam rangka memperingati milad Himasaki yang ke-7.

Menurut ketua pelaksana,  Hildan mengatakan tujuan digelarnya seminar nasional untuk memperluas khasanah keilmuan mahasiswa-mahasiswa kimia, khususnya pada bidang mineral dan batu bara. Mahasiswa Kimia harus mengetahui potensi sumber daya alam Indonesia yang kaya mineral dan batu bara. “Kalau kita nggak tau pengetahuan bagaimana cara pengolahan mungkin bakal orang asing yang ambil alih,” kata Hildan.

Dirinya berharap melalui kegiatan ini dapat mempererat tali silaturahmi antar mahasiswa, khususnya di lingkungan jurusan Kimia. Sebelumnya, Himasaki telah mengadakan rangakaian kegiatan seperti donor darah, lomba mading, kampung kimia, dan lomba kreasi seni.

Dalam sambutannya, ketua jurusan Kimia, Tety Sudiarti mengapresiasi rangkaian kegiatan yang diselenggarakan oleh Himasaki. Melalui kegiatan tersebut menurutnya dapat meningkatkan kualitas mahasiswa dari segi akademik maupun non akademik.

Salah satu peserta seminar, Dhan Rasyidan mengatakan seminar ini sangat mendukung dan mengedukasi mahasiswa-mahasiswa Kimia. “Kita dijelaskan pengaplikasiannya secara jelas, dan bagaimana pemrosesannya juga,” katanya. Ia berharap melalui seminar ini, Himasaki mampu mengembangkan materi dan penelitian-penelitian lebih lanjut.

Seminar nasinonal ini dihadiri peneliti utama Pusat Penelitan Pengembangan (Puslitbang) Teknologi Mineral dan Batu Bara, Husaini dan Datin Fatia Umar. Keduanya memaparkan bagaimana pengolahan dan pemanfaatan mineral dan batu bara.

Baca juga:  Diskusi Rakyat Anti Kriminalisasi Kebon Jeruk

Reporter: Ibnu Fauzi

Redaktur : Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas