Hukum dan Kriminal

PKL di Area CFD Dago Ditertibkan

 

[Suakaonline]-Ada yang berbeda di Car Free Day (CFD) Dago Minggu pagi (19/05). CFD pagi ini tampak rapi tanpa adanya PKL yang biasanya tumpah ruah di badan jalan dan trotoar Ir. H. Juanda, Bandung.


Sekitar puluhan Satpol PP dikerahkan untuk menyisir PKL. Pasukan berbaju hijau tua tersebut sebelumnya memang sudah mendapat perintah dari Kasatpol PP Jabar untuk mengadakan penertiban PKL pada CFD hari ini.


“Ya kita sejak jam 4 pagi sudah disini, ada sosialisasi kepada para pedagang lah, karena memang seminggu sebelumnya kami sudah menyebarkan surat edaran kepada para PKL terkait masalah penertiban” ujar Kuswandi selaku Kabid Satpol PP Jabar.


Sosialisasi yang dilakukan yaitu terkait penertiban PKL yang melarang berjualan di badan jalan maupun trotoar jalan. Para PKL hanya di perbolehkan berjualan di halaman-halaman outlet pertokoan sekitar jalan tersebut.


“Penertiban yang kita lakukan adalah melarang mereka berjualan di sekitar jalan, paling mereka boleh di sekitar toko lah, dengan syarat sudah mendapatkan ijin juga dari pemilik tokonya,” tambahnya melengkapi.


Selain penertiban PKL, mereka juga menertibkan penyebaran leaflet yang dilakukan untuk promosi, hal tersebut menambah banyak sampah di CFD. “Kami juga menertibkan mereka yang suka menyebarkan leaflet, kami langsung sita karena masalah sampah juga,” ujarnya.


Disinggung masalah penertiban, Teti salah seorang pedagang yang biasa berjualan di area CFD mengaku merugi setelah dipindahkan lapak berjualannya. “sekarang sih pendapatannya menurun, biasanya jam 9 udah habis, sekarang masih banyak” ujar Teti yang mengaku pasrah dengan penertiban tersebut.


Kenyamanan Paling Utama


Kegiatan penertiban PKL oleh Satpol PP di sambut gembira oleh beberapa pengunjung yang datang. Sutardi salah seorang pengunjung rutin CFD Dago berharap CFD bisa terselenggara sesuai fungsinya.


“iya saya sih bagus sekali menurut saya, ada perkembangan di CFD ini,” ujar Sutardi.


Sebenarnya ia tidak terlalu mempermasalahkan tentang banyaknya PKL, selama CFD masih bisa dinikmati para pengunjungnya.


“Saya sih ngga masalah yah, selama kitanya enjoy aja gitu. Cuman kesannya sesuai nama sih car free day kalo banyak PKL nanti malah jadi tempat dagang lagi,” paparnya.


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas