Kampusiana

Free Film, Dakwah Islam Lewat Film

Salah satu film yang diputar pada Free Movie Festival yang digelar komunitas fim makers jurusan Konunikasi Penyiaran Islam (KPI) UIN SGD Bandung Free Film, Jum'at (27/52016) di Gedung Abjan Soelaeman. Beberapa komunitas film makers Bandung juga turut memeriahkan festival ini, seperti Komunitas Film ISBI, Satu Lensa, dan Komunitas Vendour. (SUAKA/Elya Rhafsanzani)

Salah satu film yang diputar pada Free Movie Festival yang digelar komunitas fim makers jurusan Konunikasi Penyiaran Islam (KPI) UIN SGD Bandung Free Film, Jum’at (27/52016) di Gedung Abjan Soelaeman. Beberapa komunitas film makers Bandung juga turut memeriahkan festival ini, seperti Komunitas Film ISBI, Satu Lensa, dan Komunitas Vendour. (SUAKA/Elya Rhafsanzani)

SUAKAONLINE.COM, — Kini pesan yang disampaikan media audio visual memiliki pengaruh kuat pada khalayak. Masyarakat pun lebih menerima pesan itu, terutama film. Film juga memiliki potensi besar sebagai sarana dakwah Islam.

“Khususnya, bagi kita kaum muslim, kedepannya film ini bisa kita pakai sebagai media dakwah. Karena sangat potensial sekali untuk kita berdakwah melalui media audio visual,” ujar ketua komunitas film jurusan Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) UIN SGD Bandung Free Film, Abdul Aziz Ramdani, Jum’at (27/5/2016) pada perhelatan Free Movie Festival yang digelar Free Film Production.

Aziz juga mengatakan peluang besar berdakwah pun terbuka lebar mengingat kini kita berada pada zaman serba multimedia. “Zaman sekarang yang serba modern ini sangat gandrung sekali yang namanya multimedia, sosial media dan lain sebagainya,” katanya di Gedung Abjan Soelaeman.

Lewat festival ini Aziz berharap mampu membuat masyarakat lebih mengapresiasi karya-karya para film makers. “Semoga masyarakat bisa lebih mengapresiasi lebih tinggi kepada karya-karya para film makers,” ujar Tanggoli sapaan akrabnya.

Festival ini pada dasarnya sebagai tugas akhir dari calon anggota baru komunitas Free Film. “Acara ini diadakan dalam rangka penganugerahan karya-karya para anggota baru yang baru saja direkrut pada bulan Maret lalu,” ujar ketua pelaksana Hafidz Muhammad.

Beberapa komunitas film makers Bandung juga turut memeriahkan festival ini, seperti Komunitas Film ISBI, Satu Lensa, dan Komunitas Vendour. Acara ini pun sekaligus menjadi  gathering komunitas film se-Bandung.

Baca juga:  Pengumuman Hasil Wawancara Tahap 1 Oprec SUAKA 2017

Reporter: Elya Rhafsanzani

Redaktur: Ridwan Alawi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas