Kampusiana

Teater Awal Persiapkan Pementasan Al-Hallaj

[Suakaonline]-Untuk mengisi kegiatan GERAM (Gema Ramadhan) di bulan Ramadhan kali ini, UKM Teater Awal UIN SGD Bandung mempersiapkan sebuah garapan teater yang berjudul Al-Hallaj. Naskah karya Saleh Abdul Sabur ini menceritakan tentang seorang sufi Al-Hallaj yang pada masa itu pikiran-pikiran kesufiannya dianggap berbahaya untuk masyarakat dan juga kekuasaan.


Menurut Yayan ‘khato’ Musiarso selaku sutradara Al-Hallaj, pementasan tersebut berkisah tentang tragedi pembunuhan Al-Hallaj berdasarkan pemikirannya tentang ketuhanan yang dianggap murtad oleh orang-orang disekitarnya. Di dalam naskah cerita terdapat kata-kata yang sulit dicerna karena banyak mengandung beberapa perumpamaan, sehingga memang butuh tingkat kepahaman yang tinggi untuk dapat mengerti  isi dari naskah tersebut.


Wildan Galih Wibawa alias Mejun yang berperan sebagai Al- Hallaj mengaku menemui kesulitan dibagian tersebut, terlebih baru kali ini ia mendapatkan peran yang berbeda dari biasanya.


“Disini kan Al-Hallaj menceritakan seorang sufi, jadi banyak dialog tentang ketuhanan, misalnya membayangkan tokoh Al-Hallaj ini bertemu tuhan, dia itu merasa penting dimata tuhan, jadi dia itu menganggap tuhan seperti kekasihnya. Kesulitannya disini saya bingung bagaimana membayangkan kenikmatan bersama tuhan, bagaimana merasakan tuhan itu datang. Sulitnya mengimajinasikan dan memperdalam perannya,” papar Wildan.


Meskipun ia sendiri mengaku belum begitu memahami sepenuhnya isi dari naskah tersebut, tapi ia terus berproses dengan latihan yang lebih ekstra karena garapan kali ini termasuk garapan dengan waktu latihan yang paling singkat. Biasanya garapan teater memakan waktu 2 atau 3 bulan untuk latihan, namun karena aktivitas para pemain yang juga bentrok dengan kegiatan kuliah maka latihan hanya dilakukan selama sekitar 3 minggu saja.


Tapi hal ini tak menjadi masalah karena sang sutradara telah memperhitungkan semuanya hingga yakin akan mendapatkan hasil yang maksimal, “Prosesnya sangat singkat tapi tentunya ini berdasarkan hitungan- hitungan kemampuan dan potensi yang memang sudah ada di teater awal maka yakin ini akan bisa dilakukan dan yakin akan bisa terlaksana,” paparnya optimis.


Dengan melibatkan kurang lebih 20 orang anggota teater awal, pentas tersebut rencananya akan digelar pada Rabu, 31 Juli pukul 20.30 di Gedung Auditorium UIN SGD Bandung. Penonton tidak perlu mengeluarkan biaya untuk menonton acara dan dibuka untuk umum.


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas