Lintas Kampus

Collen Moore : Banyak Warga Amerika yang Peduli Perdamaian

(Dari kiri) Colleen Moore; Mentor One-on-One Friendship pemateri dialog pemuda sahabat dunia, Yulianti; Dosen Konseling Psikoterapi Islam UIN SGD Bandung, Founder Happiness House Peer Counseling Therapy, Etin Anwar; Aktivis, Penulis, Guru juga Co-Founder One-on-One Friendship sedang menyampaikan materi Seminar & Talkshow "Pemuda Sahabat Dunia" di ruang Audiovisual Museum Konperensi Asia Afrika pada, Jumat (12/8/2016). (SUAKA / Rendi M Muthaqin)

(Dari kiri) Colleen Moore; Mentor One-on-One Friendship pemateri dialog pemuda sahabat dunia, Yulianti; Dosen Konseling Psikoterapi Islam UIN SGD Bandung, Founder Happiness House Peer Counseling Therapy, Etin Anwar; Aktivis, Penulis, Guru juga Co-Founder One-on-One Friendship sedang menyampaikan materi Seminar & Talkshow “Pemuda Sahabat Dunia” di ruang Audiovisual Museum Konperensi Asia Afrika pada, Jumat (12/8/2016). (SUAKA / Rendi M Muthaqin)

SUAKAONLINE.COM, Bandung — Melihat ketidakadilan yang terjadi di negaranya, Amerika Serikat, Colleen Moore bertekad mendedikasikan hidupnya untuk perdamaian. Dara berusia 22 tahun tersebut memupuk nilai keadilan sosial dan kepedulian terhadap sesama dalam skala lokal juga global.

“Banyak warga kulit putih Amerika yang peduli,” ujar mentor one-on-one Friendship tersebut, Jumat (12/8/2015). Kini ia tengah konsen memperjuangkan nilai tersebut melalui pendidikan dan dialog ke berbagai belahan negara di dunia.

Colleen Moore adalah salah satu narasumber dalam Talkshow Pemuda Sahabat Dunia yang diselenggarakan di Auditorium Museum Konferensi Asia Afrika. Talkshow tersebut membahas hal hal yang berkaitan dengan ketidakadilan, rasis, stereotype, dan lain sebagainya yang merupakan sumber tindak perpecahan ke dalam skala lebih besar.

Selain Colleen, Etin Anwar juga menjadi narasumber dengan pembahasan yang sama. Etin Anwar merupakan aktivis dan Co-Founder one-on-one Friendship. One-on-One Friendship adalah jejaring berbasis internet jaringan sosial, dimaksudkan untuk memajukan jaringan lintas-budaya dan kepemimpinan yang bergerak melalui pengetahuan bersama dan kolaborasi untuk keadilan sosial.

Narasumber lainnya ialah salah satu dosen di Jurusan Tasawuf Psikoterapi UIN SGD Bandung, Yulianti. Perempuan yang merupakan Founder Happines House Peer Consuling tersebut memaparkan pengaruh menolong sesama dengan dampak kebahagiaan yang dihasilkan.

Reporter : Isthiqonita

Redaktur : Edi Prasetyo

Baca juga:  Musyawarah Tinggi SEMA-U Masih Terhambat
Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas