Kampusiana

Ukur Kemampuan Berbahasa, FAH Gelar Tes Diagnostik

SUAKAONLINE.COM -, Untuk mengetahui kemampuan mahasiswa baru dalam berbahasa. Senin (15/8/2016) lalu Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) melakukan tes diagnostik bagi mahasiswa baru di lingkungan FAH. Tes tersebut terdiri dari tes bahasa Inggris, bahasa Arab dan bahasa Indonesia.

Wakil Dekan III FAH Dadan Rusmana mengatakan, tes diagnostik dilakukan untuk mengukur kemampuan dasar bagi jurusan bahasa, sehingga kemampuan kebahasaan mahasiswa baru harus tetap dimiliki.

“Meskipun jurusan Sejarah Peradaban Islam bukan jurusan bahasa, tetapi banyak teks yang menggunakan bahasa Arab dan bahasa Inggris sehingga perlu juga mengetahui kemampuan dasar mereka,” ujarnya saat ditemui Suaka di ruang kerjanya, Selasa (16/8/2016).

Setelah dilakukan tes diagnostik, mahasiswa baru akan mengetahui kemampuan bahasanya sesuai dengan tingkatannya. Di antaranya pre basic, basic, intermediate atau advanced. Dengan mengetahui tingkat kemampuan mahasiswa, akan mempermudah dosen dalam memberikan materi perkuliahan.

Bagi mahasiswa yang belum mengenal grammar dasar, huruf hijaiyah dan EYD matrikulasi akan diberikan treatment untuk mencapai kemampuan standar dalam berbahasa. “Kemungkinan akan dilaksanakan minggu depan tetapi bergantung pula dari kesiapan mahasiswa baru,” katanya

Lanjut Dadan, ia ingin memetakan terlebih dahulu kemampuan reading, listening, comprehension, writing, dan grammar. Setelah itu, pihaknya akan membuat kebijakan-kebijakan sesuai dengan hasil tes mahasiswa baru.

Dadan berharap  mahasiswa baru dapat mencapai standar kualitas telah ditetapkan. Sementara, untuk tes diagnostik susulan bagi 300 mahasiswa baru FAH yang diterima pada Ujian Mandiri Gelombang II tetap dilaksanakan. Namun jadwal pelaksanaan belum ditentukan.

Mahasiswa baru jurusan Bahasa dan Sastra Arab Nisa Salwa Nabilah mengaku sangat terbantu dengan adanya tes diagnostik tersebut. “Tesnya hanya mengulang apa yang sudah dipelajari,” ujarnya.

Baca juga:  Pikiran Rakyat Menolak Gugatan yang Diajukan Zaky Yamani

Reporter : Anisa Dewi A & Fantyana Huwaida’a

Redaktur: Ibnu Fauzi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas