Kampusiana

Ta’aruf Ma’hady, Silaturahmi dan Pengenalan Ma’had Al-Jami’ah

Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud dan pengelola Ma’had sedang meninjau lokasi gedung Ma’had seusai memberikan sambutan pada acara pembukaan Ta’aruf Ma’hady, Sabtu (27/8/2016). (SUAKA / Dadan Ridwan)

Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud dan pengelola Ma’had sedang meninjau lokasi gedung Ma’had seusai memberikan sambutan pada acara pembukaan Ta’aruf Ma’hady, Sabtu (27/8/2016). (SUAKA / Dadan Ridwan)

SUAKAONLINE.COM – Orang tua dan para wali santri Ma’had Al-Jami’ah UIN SGD Bandung memadati Gedung Abdjan Soelaeman untuk menghadiri Ta’aruf Mahady, Sabtu (27/8/2016). Acara tersebut merupakan pembukaan kegiatan pengenalan Ma’had Al- Jami’ah pada wali santri.

Direktur Ma’had, Izzuddin Muthofa mengatakan bahwa Ta’aruf Mahady juga menjadi tempat sosialisasi dan silaturahim wali santri dengan pengelola Ma’had. “Agar para wali santri tau visi misi ma’had seperti apa, programnya juga dan mau diapakan anaknya selama setahun itu,”ujar Izzuddin Musthofa.

Tahun ini, pihak Ma’had tidak melakukan seleksi  bagi calon santri seperti tahun sebelumnya. Menurut Izuddin, dua gedung baru yang nantinya digunakan oleh santri putri dan satu gedung lama untuk putra, masih cukup menampung jumlah santri baru. Hanya saja tes tetap dilakukan untuk melihat kemampuan calon santri

Dalam sambutannya, Rektor UIN SGD Bandung, Mahmud mengatakan, nantinya lantai paling atas akan digunakan oleh para penghafal Al-Quran dan gratis tinggal di Ma’had Al-Jamiah. Mahmud pun berpesan untuk membangun tradisi-tradisi yang kemudian akan menjadi kebiasaan seperti puasa senin dan kamis, membaca al-quran sehari satu juz.

“Tapi dia punya setor hafalan Quran, kalau tidak hafal, turun! Kita ganti dengan penghafal yang lain. Sehinga akan lahir dari kampus ini para pemimpin yang soleh dan baldatun toyibatun wa rabbun ghofur akan menjadi kenyataan,” ujar Mahmud.

Untuk lebih mengenalkan Ma’had kepada santri, Ta’aruf ini akan dilanjutkan dengan pengenalan kepada para santri baru Ma’had Al-Jamiah pada 3 – 4 September 2016 nanti.

Baca juga:  Warga Kebon Jeruk Kembali Melawan

Reporter : Dadan M. Ridwan

Redaktur : Edi Prasetyo

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas