Politik dan Ekonomi

Buruh Minta Rekomendasi Wali Kota, Naikan UMK Rp. 2,7 Juta

[Suakaonline]- Buruh yang tergabung dalam beberapa serikat pekerja di Kota Bandung menggelar aksi unjuk rasa di sekitar Balai Kota Bandung, Jl. Wastu Kancana, Senin (18/11). Mereka menuntut Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil, agar menyetujui kenaikan Upah Minimum Kota Bandung sebesar Rp.2.700.000.

 

Adang Sutisna (43), wakil bidang pembelaan pimpinan daerah Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Jawa Barat mengatakan, pihaknya akan meminta rekomendasi dari Wali Kota agar menaikan UMK sebesar 2,7 juta.

 

“Perusahaan tidak akan bangkrut jika harus mengeluarkan UMK sebsesar 2,7 juta,” ucapnya saat ditemui Suaka di sela-sela aksi unjuk rasa.

 

Aksi buruh tersebut terkonsentrasi di 2 titik, yaitu di Jl. Aceh dan Jl. Wastu Kencana. Namun, sekitar pukul 11, para demonstran yang melakukan long march berkumpul di pintu gerbang Balai Kota Jalan Wastu Kencana. Sebagian buruh yang sedang berkumpul di `Jl. Aceh, bergerak dan bergabung dengan rekan sesama buruh yang berada di Jl.Wastu Kencana.

 

Akibat aksi unjuk rasa tersebut, Jalan Wastu Kancana dan sekitarnya menjadi tersendat. Kendaraan roda dua dan roda empat saling bersahutan membunyikan klakson. Abdul Haris (25), merupakan salah satu pengendara yang terjebak kemacetan tersebut. “Seharusnya mereka (demo) lebih rapih dan lebih enak agar tidak menimbulkan kemacetan,” ujar lelaki yang hendak menuju Polres Bandung itu.

 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas