Lingkungan dan Kesehatan

Berantas Kebutaan di Hari Penglihatan Sedunia

Pemeriksaan mata oleh salah satu petugas dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung dalam rangka Hari Penglihatan Dunia (World Sight Day). Acara ini digelar di Car Free Day Cikapayang Dago.

Pemeriksaan mata oleh salah satu petugas dari Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung dalam rangka Hari Penglihatan Dunia (World Sight Day), di Car Free Day Cikapayang Dago, Kota Bandung, Minggu (16/10/2016). (Dadan M.Ridwan/Suaka)

SUAKAONLINE.COM, Bandung- Dalam rangka memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day), Pusat Mata Nasional Rumah Sakit Mata Cicendo Bandung melakukan pemeriksaan mata dan pembagian 1.000 kacamata gratis, Minggu (16/10/2016), di Car Free Day Cikapayang Dago, Kota Bandung. Melalui peringatan ini, diharapkan angka kebutaaan dapat berkurang, karena penglihatan merupakan bagian yang mendukung kualitas hidup seseorang.

Dokter Konsulen Glukoma Rumah Sakit Cicendo, Maula Rifada mengatakan kegiatan tersebut sebagai upaya mendukung program WHO 2020 The Right To Sight, karena seluruh orang di dunia ini memiliki hak untuk melihat secara optimal. “Salah satu advokasinya adalah peringatan hari World Sight Day ini,” ujarnya.

Menurut Maula, pembagian 1.000 kacamata gratis merupakan kerjasama dengan unit Oftalmologi Komunitas Rumah Sakit Mata Cicendo yang dikhususkan untuk orang yang tidak mampu. Namun bagi orang yang membutuhkan dapat  menghubungi langsung bagian unit Oftalmologi, tentunya dengan melalui tahapan pemeriksaan terlebih dahulu.

World Sight Day diperingati secara internasional maupun nasional yang disepakati setiap hari Kamis pada mingu kedua bulan Oktober, tahun ini jatuh pada 13 Oktober 2016. Berbagai rangkaian kegiatan dilakukan oleh rumah sakit Cicendo. “Kita upacara kemudian penandatanganan komitmen bersama. Siang ada klinik dan sorenya berkelilling sepeda, untuk puncaknya adalah hari ini,” ujar Maula di sela acara.

Tidak hanya pembagian kacamata, peringatan hari World Sight Day ini juga membagikan kartu yang memuat cara memeriksa kesehatan mata. Dengan harapan masyarakat dapat mengetahui cara mengidentifikasi gangguan penglihatan, juga mampu untuk mempraktikannya kepada orang lain.

Baca juga:  Parkir Liar di Sekitar Kampus UIN Bandung

Reporter : Dadan M. Ridwan

Redaktur: Ibnu Fauzi

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas