Politik dan Ekonomi

Penyuluhan KPU Warnai Acara Sindo Goes to Campus

[Suakaonline] – Selain materi mengenai jurnalistik televisi, acara RCTI Goes to Campus, rabu (22/01) juga diisi oleh penyuluhan dari Komisariat KPU Jabar. Penyuluhan ini merupakan salah satu rangkaian program KPU Jabar, yang diberikan oleh Aang selaku Komisariat KPU Jabar.


Penyuluah langsung disampaikan kepada para peserta RCTI Goes to Campus. Menurut Aang, pemilu merupakan bentuk perjuangan masa kini, kita berjuang melalui pemilu, berujuang bukan untuk beras atau uang.


Dalam sesinya Aang juga menjelaskan formulasi KPU dalam program Pemilu 2014. “Dalam perjuangan ini (pemilu-red) kita harus menemukan kolerasi antara memilih pemimpin dengan memerangi kemiskinan. Kolerasi antara memilih pemimpin dengan memerangi kebodohan, membangun peradaban dan distribusi kemakmuran”, jelasnya dalam kesempatan yang sama, rabu (22/01).


Selain itu ia menyayangkan fakta bahwa tidak sedikit tindakan golput yang berasal dari kalangan intelek dan akademisi. Menurutnya ada gejala “autis”dikalangan akademisi. “Banyak kalangan intelek yang autis, asyik dengan dunia sendiri, merasa tidak punya tanggungjawab untuk memlih pemimpin,” yang dimana hak pilih tersebutadalah tanggung jawab seorang warga negara.


Di akhir penyuluhan Aang mengharapkan partisipasi semua masyarakat, khusunya kalangan akademisi. “Saya mengajak adik-adik untuk berpartisipasi,kalau bisa milihkenapa harus golput”, pungkasnyasaatmenutupisesinya.


 

Komentar Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas