1 mnt membaca"> Mogok Kerja, Satpam UIN Bandung Wajib Pemutihan Data - Suaka Online
Kampusiana

Mogok Kerja, Satpam UIN Bandung Wajib Pemutihan Data1 mnt membaca

Suasana mediasi antara PT SKS dan Satpam UIN SGD Bandung. (Foto: Dede Lukman Hakim/Suaka)

Suasana mediasi antara PT SKS dan Satpam UIN SGD Bandung. (Foto: Dede Lukman Hakim/Suaka)

SUAKAONLINE.COM — Satuan Pengamanan (Satpam) UIN SGD Bandung mengikuti mediasi dengan PT Satria Karya Sejahtera (SKS), Jumat (16/5/2014). Mediasi tersebut membicarakan masalah pemotongan gaji dan syarat pemutihan data sekuriti.

Hal itu dilakukan akibat mogoknya 40 Satpam pada 2-4 Mei 2014 lalu, sebagai bentuk kekecewaan pada pihak pemborong atau penyedia jasa tenaga kerja (outsourching) atas pemecatan dua karyawatinya.

Puluhan Satpam yang melakukan mogok kerja pada 2-4 Mei 2014 tersebut, menurut peraturan PT SKS, seharusnya sudah menerima pemecatan. Namun dengan berbagai pertimbangan, akhirnya dilakukan mediasi untuk menengahi persoalan ini.

“Dalam tata tertib, karyawan yang bolos kerja selama tiga hari tanpa alasan dinyatakan keluar. Tapi kan kasihan kalau gitu. Jadi dilakukanlah mediasi dulu,” jelas staff operasional PT SKS untuk UIN SGD Bandung, Trisna Nugraha, .

Dalam mediasi, PT SKS yang diwakili Budi Susanto selaku operasional PT SKS, akhirnya mengajukan beberapa syarat agar para Satpam bisa bekerja kembali. “Yang masih ingin bekerja dengan kami, kami tunggu melalui pak Ai (user/pihak UIN SGD Bandung, Red-) lamarannya,” jelas Budi dalam mediasi yang berlangsung di Aula Gedung Rektorat.

Mediasi tersebut dihadiri 40 lebih Satpam, user, dan chief operasional PT SKS untuk UIN SGD Bandung dan pusat.

Terjadi perdebatan alot karena beberapa Satpam menghawatirkan adanya pemotongan gaji, bila diadakan pemutihan data. Namun pihak PT SKS mengaku akan mengusahakan agar tidak ada pemotongan gaji.

Walau demikian, kata Budi, konsekuensi-konsekuensi semacam itu kadang sering terjadi setelah pemutihan data. “Ya konsekuensi semacam itu kadang harus kita maklumi,” pungkas Budi.

Reporter : Ahmad Rijal Hadiyan/Suaka

Redaktur : Adi Permana

7 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ke Atas