LPM Suaka

4557 POSTS

Exclusive articles:

Pandemi dan Darurat Kebebasan Berpendapat di Indonesia

Berdasarkan variabel kebebasan berpendapat, Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) melaporkan bahwa dari tahun 2009 sampai sebelum pandemi, indeks kebebasan berpendapat di Indonesia terus menunjukkan fluktuasi yang cukup dinamis dari tahun ke tahunnya. Namun, sejak Maret 2020 atau pada awal masa pandemi, indeks kebebasan berpendapat mengalami penurunan drastis dari tahun sebelumnya, bahkan mencetak rekor yang terburuk selama 12 tahun terakhir.

Dilematik Laki-Laki Sebagai Korban Kekerasan Seksual

Kasus kekerasan seksual kerap kali identik dengan perempuan sebagai korban dan laki-laki sebagai pelaku. Pada kenyatannya, perempuan maupun laki-laki sama-sama berpotensi menjadi korban kekerasan seksual. Berdasarkan Catahu Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tahun 2018, mayoritas korban kekerasan seksual adalah laki-laki yakni sebanyak 122 dengan rata-rata korbannya masih berstatus pelajar SD dan SMP.

Refleksi 62 Tahun: Pahlawan Nasional Yang Diakui Masih Dibawah 200 Orang

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa pahlawannya," ucap Presiden pertama Indonesia, Soekarno, pada peringatan Hari Pahlawan (10/11/1961). Kalimat yang tak asing di telinga ini memberikan urgensitas dalam mengenang kembali jasa pahlawan yang telah memperjuangkan jiwa dan raganya bagi Indonesia. Namun dari tahun 1959 disahkannya 10 November sebagai Hari Pahlawan hingga tahun 2020 tercatat hanya 191 pahlawan yang telah sah diakui oleh negara.

Kriteria Penetapan Pahlawan Nasional Republik Indonesia

UAKA.ONLINE.COM, Infografis - Setiap tahunnya Presiden Republik Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada sosok-sosok yang berpengaruh dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pemerintah memberikan penghargaan dan penghormatan atas jasanya kepada negara, hal tersebut berlangsung sejak pemerintahan Presiden Soekarno hingga sekarang.

Hayu Dianjar Bumi Pasundan 2021, Wadah Meningkatkan Kepedulian Akan Pendidikan

Sebagai acara yang berfokus pada pendidikan, acara Hayu Dianjar Bumi Pasundan memiliki tujuan untuk meningkatkan pendidikan. Bukan hanya sebatas pendidikan yang membahas mengenai pengetahuan yang sudah sering ditemui dalam buku-buku, melainkan lebih ke pendidikan karakter bagi para pemuda Jawa Barat. Hal ini disampaikan oleh salah satu panitia Hayu Dianjar Bumi Pasundan 2021, Pupung Nurhapipah saat diwawancara melalui Whatsapp, Senin (08/01/2021).

Breaking

Tiga Tahun Thufanul Aqsa, Sejumlah Mahasiswa UIN Bandung Serukan Perjuangan Palestina

SUAKAONLINE.COM – Dalam mengembalikan kembali ingatan serta menggemakan perjuangan...

Mahasiswa Ushuluddin Gelar Aksi, Tuntut Tindak Lanjut Dugaan Pelecehan Seksual dan Pelanggaran Etika Akademik

SUAKAONLINE.COM – Kejadian berulang terkait dugaan pelecehan seksual dan...

Kecenderungan Menyalahkan Korban Pada Kasus Femisida

SUAKAONLINE.COM, Infografis – Kasus femisida di Indonesia kian meningkat...

Menolak Lupa, Menagih Keadilan dari 135+ Nyawa Tragedi Kanjuruhan 

SUAKAONLINE.COM – Pada 1 Oktober 2022, Stadion Kanjuruhan menjadi...
spot_imgspot_img