Oleh Dianovka Kusumastuty
/1/
katakanlah,
wahai penyair!
bahwasannya mengentaskan sajak
dan menimbun luka baru
: tak ubahnya nasib baik
mengukur tebal buku,
pada tiap kurun
satu belukar peluru
/2/
di tempurung kepala
kata-kata tak ubahnya kerumun manusia
berlomba-lomba,
merontokkan...
Oleh Galah Denawa
Dari dua tahun terakhir, penulis belum lagi mendengar ada komunitas sastra di Jurusan Bahasa dan Sastra Arab (BSA). Beberapa karya sastra dari...
Oleh Mila Nur Azizah
Sugi itu berantakan
Sesudi berantakanku
Saat kau dengannya
Kau bukan jigong
Yang mesti kulenyapkan
Memakai sugi ini
Hirsutisme, pada rambutmu
Kopi lokaku
Kau lukaiku
Ih, sakitku
Tak senihil kukumu
Trotoar telingaku
Dia tengilmu
Aku...
Oleh Muhammad Machally*
Kantung kemarau terikat sewindu
Tujuh per tujuh manusia mengisi kantungnya
Tanyakan pada pastur mengapa
Ia tak punya sebab melainkan menyuruhmu menuntut Tuhan Bapa
Lisan Tuhan Bapa...
Oleh Nizar Ulumuddin
(Sajak buat korban banjir Bandung Selatan yang kami iringi dengan doa)
Tentu sudah kami sediakan
Sekantung pasrah di dada kami
Sebagai pelampung, agar harap tak...