Penambahan Fasilitas Baru Perpustakaan UIN Bandung, Rencana Kafe Berbasis Perpustakaan

Date:

- Advertisement -
Seorang mahasiswa tengah memasuki ruang carrel di Gedung Perpustakaan Rachmat Djatnika, Kampus 1 UIN Bandung, pada Rabu (12/2/2025). (Foto: Risalatul Hasanah/Suaka)

SUAKAONLINE.COM – Pusat Perpustakaan UIN SGD Bandung telah melakukan perbaikan dan penambahan fasilitas baru di lantai dua hingga lantai empat pada Selasa, (18/02/2025) lalu. Proses perbaikan dan penambahan fasilitas baru ini telah berlangsung selama tiga bulan, dimulai dari bulan Desember 2024 hingga Februari 2025.

Pembangunan tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pelayanan, baik layanan publik maupun kepada akademika dosen dan mahasiswa. Selain itu, pembangunan ini bertujuan untuk menarik minat mahasiswa agar rutin berkunjung dan membaca di perpustakaan, serta memudahkan akses perpustakaan dengan jangkauan yang lebih luas bagi mahasiswa dan dosen.

Fasilitas baru yang dibangun di gedung Pusat Perpustakaan UIN SGD Bandung meliputi ruang diskusi, ruang carrel, tempat membaca lesehan, dan juga tempat corner baru. Saat ini, ruangan diskusi terdiri dari lima ruangan yang terletak di lantai yang berbeda, dengan daya tampung sekitar enam hingga sepuluh orang per ruangan. Ruang carrel memiliki empat ruangan di lantai dua, yang masing-masing dapat menampung satu orang karena bersifat ruang khusus individual.

Saat ini perpustakaan UIN SGD Bandung memiliki tiga ruang membaca lesehan. Ditambah dengan corner atau pojok yang baru dengan nama Sunan Gunung Djati corner, yang akan memuat semua koleksi karya-karya civitas akademika, mahasiswa maupun dosen, ada pula perencanaan lain dari corner tersebut sebagai bagian dari distingsi perpustakaan yakni corner Sunda Islam.

Sedangkan untuk perbaikan fasilitas lainnya, yaitu perbaikan ruang seminar di lantai empat, peningkatan kualitas internet di lantai tiga dan empat, serta perbaikan rak buku di lantai tiga. Selain itu, pelatihan rutin yang dilaksanakan sebulan sekali akan terus dilakukan, meskipun pelaksanaan sebelumnya belum cukup efektif. Semua perbaikan dan fasilitas baru ini ditargetkan selesai pada 24 Februari mendatang.

Kepala perpustakaan UIN SGD Bandung, Agus Abdul Rahman, mengungkapkan perencanaan selanjutnya adalah pembangunan kafe yang saat ini masih terkendala di ranah finansial. “Yang berikutnya, keinginan Pak Wakil Rektor terkait dengan membuat kafe, kafe yang basisnya adalah perpustakaan, di situ ada buku-buku yang bisa dibaca sambil santai, sambil ngopi. Kami juga sudah berbicara dengan pusat bisnis, mudah-mudahan bisa optimal di tahun ini juga,” ujarnya pada Selasa, (18/2/2025).

Selama masa perbaikan dan penambahan fasilitas baru di gedung perpustakaan, terdapat kendala untuk operasional di lantai dua dan tiga. Oleh karena itu, lantai yang dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen hanya di lantai satu, yang digunakan untuk pelayanan, dan di lantai empat yang menyimpan banyak koleksi skripsi, tesis, dan disertasi.

Terakhir, salah satu pengunjung gedung pusat perpustakaan di lantai empat ialah Zulfa Salsabila, ia mengungkapkan pandangan terkait penambahan fasilitas baru. “Menurut aku pasti bakal kepake ya, apalagi yang tadi ruang diskusi, itu menarik banget sih buat aku, karena di UIN tuh kan kayak fasilitas buat diskusinya masih kurang ya, public space-nya masih kurang banget gitu, tapi ya mungkin nanti bakal ditambah-tambahin gitu,” tutupnya.

Reporter: Sri Wahyuni/Suaka 

Redaktur: Guntur Saputra/Suaka

 

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...