Peran Pusat Pengembangan Karier UIN Bandung Dinilai Belum Terasa

Date:

- Advertisement -
Doc Suaka

SUAKAONLINE.COM – Sebelas tahun berdiri, Career Development Center (CDC) UIN SGD Bandung masih terdengar asing di telinga banyak mahasiswanya. Informasi mengenai keberadaan dan fungsi CDC dinilai sejumlah mahasiswa belum tersosialisasi secara merata.

Kala Rabu siang, Suaka mendatangi kantor CDC untuk menemui Kepala CDC UIN Bandung, Heri Gunawan, guna meminta penjelasan lebih lanjut mengenai Career Development di UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Di sofa hijaunya, Heri menjelaskan bahwa CDC atau Pusat Pengembangan Karier berperan sebagai jembatan antara mahasiswa, alumni, dan dunia kerja, sekaligus menjadi penyedia informasi lowongan pekerjaan bagi mahasiswa dan alumni. 

Tak hanya itu, lanjutnya, CDC juga menyelenggarakan berbagai program pengembangan karier. “Program tersebut seperti seminar persiapan karier, konsultasi karier, pembekalan calon wisudawan, campus hiring, Job Fair daring, hingga fasilitasi program magang nasional seperti PRIMA Magang PTKI dan magang Kementerian Ketenagakerjaan,” jelasnya dengan hangat, Rabu (17/6/2026). 

Menurut Heri, salah satu layanan yang masih belum dimanfaatkan secara optimal adalah konsultasi karir. “CDC sudah menyediakan sepuluh konsultan karier yang dapat diakses mahasiswa melalui pendaftaran secara daring tanpa adanya batasan jumlah sesi konsultasi. Terus layanan CDC juga bisa membantu mahasiswa yang masih merasa kebingungan menentukan arah karier maupun mempersiapkan diri memasuki dunia kerja,” katanya menambahkan. 

Dibalik itu, Mahasiswa jurusan Biologi Semester 5, Frizky Leydailan, mengatakan baru pertama kali mendengar keberadaan wadah pengembangan karier kampus tersebut ketika diwawancarai oleh Suaka. Menurutnya, sosialisasi program tersebut masih kurang menjangkau hingga tingkat fakultas maupun jurusan.

Ia berharap kedepannya program tersebut dapat menjangkau mahasiswa lebih luas lagi. “Menurut aku juga perlu adanya acara kampus terkait karier dari CDC ini sendiri ataupun media partner. Karena sayang aja kalau nggak tahu ada program ini untuk pengarahan karier mahasiswa kedepannya,” ungkap Frizky lewat WhatsApp, Minggu (31/05/2026).

Kurangnya pengarahan terkait karier dari CDC juga disampaikan oleh mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab semester 6, Agus Abdul Halim. Meski telah mengetahui keberadaan CDC, ia menilai program tersebut belum begitu terasa manfaatnya. “Kalau menurut saya, karena mungkin masih semester 6 jadi kuranglah, kurang kepakai gitu. Nggak ada yang ngarahin juga,” keluh Agus, Kamis (25/6/2026).

Menanggapi keluhan mahasiswa terkait kurangnya sosialisasi pengembangan karier, Kepala CDC UIN Bandung, Heri Gunawan, mengaku bahwa sosialisasi yang dilakukan CDC memang belum sepenuhnya menjangkau seluruh mahasiswa. Meski demikian, ia menyebut informasi mengenai layanan CDC telah disampaikan melalui PBAK, seminar, media sosial, dan laman resmi.

Meski demikian, Heri menegaskan bahwa CDC terus berupaya memperluas akses mahasiswa terhadap informasi karier. Salah satu langkah yang sedang dilakukan adalah membentuk Student Career Ambassador (SCA), yaitu mahasiswa yang akan menjadi perwakilan di setiap fakultas maupun program studi untuk membantu mensosialisasikan berbagai layanan dan program CDC kepada mahasiswa.

Selain memperluas jangkauan sosialisasi, CDC juga berupaya meningkatkan kualitas program yang dimiliki. Ia mengungkapkan mereka berharap dukungan anggaran dapat ditingkatkan agar seminar karier, yang selama ini hanya dapat diselenggarakan satu kali dalam setahun, dapat dilaksanakan lebih rutin. “Kemarin saya ditantang sama rektor ‘Kalau bisa seminar itu dilaksanakan sebulan sekali,’ saya jawab siap tapi anggarannya harus ada dulu sebab mendatangkan narasumber kan harus dibayar,” tutur Heri. 

Di samping itu, salah satu alumni UIN Sunan Gunung Djati Bandung dari Jurusan Teknik Informatika yang pernah mengikuti program PRIMA Magang PTKI, Alwan, mengaku merasakan manfaat positif dari CDC. Ia mengatakan magang yang dijalaninya sesuai dengan kompetensi yang dipelajari selama kuliah. “CDC memberikan pelatihan yang sesuai untuk lulusan dalam menghadapi dunia kerja. Jadi saya bisa bilang bahwa program CDC ini sangat efektif untuk membantu persiapan masuk ke dunia kerja,” tutup Alwan. 

Reporter: Rifki Fadhillah/Magang dan Chairil Dwi Mufarrij/Magang
Redaktur: Zahra Zakkiyah/Suaka

Share post:

Popular

Berita Terkait

UIN Bandung Lepas 1.500 Wisudawan pada Wisuda ke-109, FSH Kembali Raih Adhi Jati Utama

SUAKAONLINE.COM – UIN SGD Bandung menggelar Wisuda ke-109 dengan...

Diskusi Impunitas Pelanggaran HAM dalam Merawat Ingatan September Hitam

SUAKAONLINE.COM – Pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kekerasan...

Terhalang UKT, Mahasiswa Baru Menanti Keringanan di Ambang Pengunduran Diri

SUAKAONLINE.COM - Di tengah banyaknya mahasiswa baru yang sudah...

Mahasiswa Baru PBAK 2026 Berceceran, Kurangnya Pengawasan dan Fasilitas Kampus

SUAKAONLINE.COM - Sebanyak 7.503 mahasiswa baru mengikuti Pengenalan Budaya...